Categories: METROPOLIS

Kampung Togel Marak Lagi

POS TOGEL – Salah satu pos yang biasa dipakai untuk menjual Togel di jalan masuk kampus USTJ terlihat kosong, Kamis (9/1). Aktifitas judi togel di wilayah Abe masih marak dan belum ada penanganan hukum. (FOTO:Gamel Cepos)

JAYAPURA – Setelah aktifitas judi Togel di Jl Irian di Jayapura perlahan mulai sepi ternyata untuk wilayah Abepura aktifitas ini tetap berjalan. Seakan tak terpengaruh dengan pemberitaan media warga dengan nyamannya melakukan transaksi jual beli sambil merekap ataupun mengutak atik angka dalam shio yang dipajang. 

 Ini terlihat di kampung Togel atau yang sering diidentikkan dengan Jl Detroit dimana aktifitas togel di lokasi ini berkali kali digrebek namun tetap saja berjualan. Menariknya meski digrebek ternyata pelakunya juga tak jelas apakah berakhir di pengadilan atau hilang begitu saja. Hanya dari aktifitas ini tak sedikit yang mengeluhkan mengingat kalau berkumpul tak jarang ada juga yang dipengaruhi  minuman keras. “Begitu sudah, bingung juga, digrebek tapi selalu ada. Macam hanya peringatan terus akhirnya kami seperti tidak percaya lagi,” kata Amri salah satu warga Abepura, Jumat (10/1).

 Dikatakan lokasi tersebut persis di pinggir jalan jadi ketika orang berkumpul akan sangat nampak. Dan biasanya mulai ramai ketika siang hingga sore karena ketika siang sejumlah lapak mulai sepi dan diganti dengan aktifitas judi Togel. Sejatinya tak hanya di detroit, beberapa tempat lainnya   seperti di belakang Expo, Tanah Hitam, Pasar Youtefa  termasuk jalan menuju Kampus USTJ juga terdapat pos-pos yang biasa dipakai untuk aktifitas judi tersebut. 

 Satu penggiat sosial Jayapura Gunawan menyebut bahwa ada baiknya diberi ketegasan soal judi ini karena telah menjadi rahasia umum jika Polisi sulit mengungkap dan menindak bandar utamanya. “Kalau akhirnya dilegalkan ya sampaikan ke publik, jangan mengatakan melawan hukum tapi ada sifat yang melemahkan yakni mengatakan bahwa yang dirugikan adalah mereka yang bermain, bukan masyarakat secara luas. Ini saya pikir bagian dari upaya pelemahan penegakan hukum,” singkatnya. 

 Sementara Kapolsek Abepura, AKP Clif Korwa yang dihubungi via Whatsapp yang memberi respon. Pantauan Cenderawasih Pos tak sedikit pelaku juga yang nongkrong di Jl Detroit dan sekilas cukp menarik perhatian. Sementara di USTJ hanya terdapat pondok yang diyakini menjadi pos untuk bertransaksi mengingat ada  tripleks yang bertuliskan : aturan pemasang dengan pembayaran pemenang sekaligus penjelasan jika menang dua digit, tiga digit dan empat digit mendapat berapa. (ade/wen)

newsportal

Recent Posts

Identitas Dua Korban Mobil Terbakar di Ring Road Terungkap

   Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen mengatakan, kedua korban yang ditemukan dalam…

6 hours ago

Tokoh Adat Papua Serukan Pelajar Fokus Pendidikan dan Dukung MBG

   Imbauan tersebut disampaikan menyusul informasi rencana aksi pelajar pada 15 September yang disebut berkaitan…

7 hours ago

Teknis Beasiswa PACE dan MACE Berbasis Dana Otsus Dimatangkan

  Program strategis yang didanai melalui skema Otonomi Khusus (Otsus) ini dihadirkan untuk menjamin pemerataan…

8 hours ago

Satu Unit Mobil Damkar Diminta Stand By di Jayapura Utara

   Ia menyebut, ketika terjadi kebakaran di wilayah Jayapura Utara, mobil pemadam membutuhkan waktu sekitar…

9 hours ago

ABR: Jangan Ada Lagi Tawuran Antarsekolah!

  Menurut Abisai, lingkungan pendidikan harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi siswa untuk…

10 hours ago

Persoalan Akademik FK Uncen Jadi Polemik

   Pernyataan ini dikeluarkan menanggapi aksi demonstrasi yang berlangsung pada, 7 September 2026 yang dipimpin…

11 hours ago