

Sebelas Narapidana dari Lapas Biak saat tiba di Lapas Abepura, Kamis (8/9).(FOTO: Foto/Humas Lapas Abepura)
JAYAPURA- Sebelas narapidana residivis dari Lapas kelas II B Biak, dipindahkan ke Lapas kelas IIA Abepura, Kamis (8/9). Kepala Lapas Kelas IIA Abepura, Sulistyo Wibowo mengatakan, pemindahan 11 (sebelas) narapidana tersebut guna mengikuti pembinaan lanjutan.
“Ini soal keamanan, karena 11 narapidana ini masing masing dengan kasus yang berat, dengan hukuman penjara di atas 10 tahun,” ujar Kalapas Abepura.
11 narapidana Lapas Biak yang telah dipindahkan yaitu OHR, RM, REK, FP, EM, AAA, OGR, ELGK, DRP, NW, AJR. “Pemindahan para narapidana ini karena faktor tempat, agar Lapas Biak tidak terjadi over kapasitas.”tambahnya.
Lebih lanjut dia sampaikan sebelum proses pemindahan, Kasubsi Registrasi dan Bimkemas Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Biak Semuel Isak Korwa bersama pihak kepolisian terlebih dahulu menggeledah 11 narapidana. Hal ini untuk memastikan mereka bebas dari barang terlarang. Ia mengatakan, pemindahan 11 narapidana tersebut dikawal ketat 2 anggota Polsek Biak Kota dan 11 petugas Lapas Kelas IIB Biak dengan menggunakan transportasi laut.
Setelah tiba di Pelabuhan Yos Sudarso Jayapura, Tim Pengawalan Lapas Biak dijemput Tim Pengawalan Lapas Abepura untuk bersama melakukan pengawalan 11 narapidana menuju Lapas Abepura. Proses pemindahan 11 narapidana tersebut berjalan lancar dan aman dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
“Prosedur pemidahan narapidana ini kami perketat dengan pemeriksaan administrasi, penggeledahan tubuh, barang bawaan dan juga Kesehatan,”ungkap Sulistyo Wibowo. (rel/tri)
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…