Derek mengatakan bisnis Bank Papua selama semester I (Januari – Juni 2024) dimana pertumbuhan aset Rp. 32,546 triliun, pertumbuhan kredit Rp 19.996 triliun, pertumbuhan DPK Rp 26,461 triliun, total pendapatan Rp 2.394 triliun, laba Rp 314 miliar.
Sementara itu, Pj Gubernur Papua, dalam sambutan yang dibacakan Asisten II Setda Papua, Setyo Wahyudi, menegaskan dukungan pemegang saham dalam penguatan permodalan PT Bank Papua sehingga memenuhi ketentuan modal inti minimum.
Selain itu, penguatan tata kelola secara tersistim terutama govermance structure dan gevormance proce. Sehingga penerapan tata kelola menjadi lebih baik dan profesional.
Penekanan lainnya meminta pengurus serius melaksanakan proses penerapan manajemen resoko terutama resiko yang berdampak langsung kepada visi, misi, strategi program bisnis Bank Papua kedepan.
“Komisaris Indenpenden dan Direktur Keuangan yang akan disahkan menjadi pengurus PT Bank Papua masa periode 2024-2028 laksanakan tugas dengan sebaik baiknya dan penuhi tanggungjawab dan profesional,” pungkasnya. (fia)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menilai bahwa tanggal 1 Mei 1963 adalah salah satu hari…
“Memasuki tahun 2027, kita berada pada tahap integrasi pembangunan. Berbagai upaya yang telah dibangun harus…
“Kota Jayapura, Keerom, Kabupaten Jayapura dan Sarmi menjadi pusat pertanian perkebunan yang akan kami bangun…
Meski dana Otsus terus mengalami peningkatan signifikan secara nominal, narasi kegagalan dalam menyejahterakan Orang Asli…
Suara Perempuan Papua Bersatu menggelar mimbar bebas di Lingkaran Abepura, Kamis (30/4). Sejumlah aspirasi dari…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menggandeng sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk bersama-sama mengimbau…