Categories: METROPOLIS

Distrik Abepura Kembali Juara Umum MTQ

Wakil Ketua DPRD Kota Jayapura John Betaubun menyerahkan piala kepada ketua LPTQ Abepura Ustadz Muhklas Al Mahmudi di Koya Barat, Sabtu  (8/8) lalu. ( foto: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qu’ran (MTQ) Tingkat Kota Jayapura Ke-XXVIII tahun 2020 yang berlangsung dari tanggal 6-8 Agustus 2020 yang dilaksanakan di aula MIN Koya Barat, Distrik Muara Tami, telah ditutup secara resmi Wakil Wali Kota Jayapura Ir.H. Rustan Saru, MM. Untuk yang menjadi juara umum MTQ Ke-XXVIII Tingkat Kota Jayapura Tahun 2020 masih dipegang Distrik Abepura.

 Wakil Wali Kota Jayapura Ir.H. Rustan Saru, MM.,mengungkapkan, dengan hasil yang telah dibacakan bagi para juara yang menang diharapkan bisa benar-benar obyektif dalam penilaian oleh dewan hakim, karena para juara ini nantinya akan mengikuti ajang selanjutnya MTQ tingkat Provinsi Papua, sehingga diharapkan nantinya para juara yang diikutkan MTQ Tingkat Provinsi Papua bisa ada yang menjadi juara bahkan bisa ikut menjadi juara di tingkat nasional.

   “Saya harap para peserta yang menjasi juara dalam MTQ ini, benar-benar yang terbaik dan bisa mewakili Kota Jayapura dalam MTQ tingkat provinsi dan Nasional, saya harap para juara terus dibina, dilatih dan dikembangkan dalam belajar agama Islam, untuk persiapan berikutnya,'”pesannya.

 Wakil Wali Kota juga mengucapkan terimakasih kepada panitia, peserta dan masyarakat Distrik Muara Tami sebagai tuan rumah, dalam melaksanan kegiatan ini bisa berlangsung, tertib, aman, lancar tanpa halangan apapun.

 Diakui, pelaksanaan MTQ beda dengan pelaksanaan lomba lainnya, karena ini menyangkut ilmu dan wawasan agama Islam, sehingga ini juga sebagai bekal amalan di akhirat, jadi panitia dalam menyelenggarakan kegiatan ini tentu nanti dapat amalan yang sangat luar biasa dari Allah SWT.

 Wali Kota juga berpesan kepada kepada kepengurusan LPTQ Kota Jayapura yang baru dengan diketuai Dr. Fachrudin Posolo, M.Si, dengan struktur kepengurusan yang baru supaya bisa lebih eksis, dan dapat mengembangkan serta membina dan untuk mewujudkan penghayatan dan pengamalan Al-Qur’an dalam masyarakat Indonesia yang ber-Pancasila. Menyelenggarakan pembinaan tilawah (baca dan lagu), tahfidz (hafalan), khat (tulis indah), puitisasi dan pameran Al-Qur’an.

 Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan MTQ Ke-XXVIII Tingkat Kota Jayapura tahun 2020, Sekaligus Kadistrik Muara Tami Supriyanto, mengaku, sangat berterimakasih atas partisipasi yang diberikan kepada pemerintah Kota Jayapura, stakeholder, masyarakat Distrik Muara Tami.

 Ketua Panitia Supriyanto berharap, semua tuan rumah panitia kegiatan jika memang dalam memberikan pelayanan tidak maksimal atau ada kendala, mohon dimaafkan, namun ia sangat bersyukur karena Kegiatan bisa berjalan dengan lancar dan sukses karena doa dan partisipasi bersama.

 Sekedar diketahui dalam acara penutupan kegiatan dihadiri Waket DPRD Kota Jayapura Johni Y.Betaubun, Ketua Komis C DPRD Kota Jayapura Ismail, anggota DPRD Kota Jayapura Yuli Rahman, maupun Patricia dan Kepala MTS Negri Kota Jayapura Abdul Qahar dan stakeholder lainnya.(dil/wen)

newsportal

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

12 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

13 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

14 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

15 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

16 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

17 hours ago