Categories: METROPOLIS

Kota Jayapura Harus Tetap Bersih

JAYAPURA-Pemerintah Kota Jayapura telah mendapatkan penghargaan Adipura sebanyak 8 kali,  sehingga masalah kebersihan tetap menjadi perhatian serius Pemkot Jayapura. Untuk itu,  diharapkan masalah kebersihan menjadi tanggung jawab semua komponen masyarakat, pelaku usaha dan instansi lainnya.

    “Masalah kebersihan Kota Jayapura tetap menjadi perhatian serius kita bersama, Pemkot Jayapura telah membuktikan komitmennya dalam menjaga kebersihan Kota Jayapura dengan mendapat penghargaan 8 kali Adipura.”ungkap Frans Pekey, Jumat (8/7) kemarin.

    Namun saat ini, Frans Pekey mengaku melihat kebersihan di kota Jayapura terlihat kendor karena terlihat sampah maupun masyarakat dalam membuang sampah sudah tidak sesuai dengan waktunya. “Masih ditemukan juga petugas kebersihan bekerja tidak sesuai dengan jamnya sehingga sebagain jalan ada yang masih kotor. Saya harap masalah kebersihan harus diseriusi bersama,” tandasnya.

   Pj.Wali Kota Jayapura juga meminta kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Jayapura supaya lebih optimal lagi dalam menjalanakan tugasnya. Untuk bidang kebersihan bisa mengatur para petugas kebersihan yang selama ini mengangkut sampah, menyapu di jalan, maupun sopir truk sampah dalam memindahkan sampah ke TPA bisa dilakukan dengan sepenuh hati, jalankan tugas dengan sebaik mungkin.

   “Kita sudah berusaha semaksimal mungkin untuk fasilitas dan Sarpras di DLHK terus kita maksimalkan baik dalam armada yang lebih muda, pengadaan alat kerja dan lainnya, sehingga ini juga harus dibarengi dengan kinerja yang lebih optimal lagi,”jelasnya.

   Pemerintah Kota Jayapura akan terus berupaya memberikan kesejahteraan dan perlindungan yang terbaik untuk petugas kebersihan, karena mereka membantu menjaga kebersihan Kota Jayapura.(dil/tri)

newsportal

Recent Posts

Demo Tolak MBG Serentak Disinyalir Terorganisir

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…

55 minutes ago

Kericuhan di Pelabuhan, KM Gunung Dempo Pilih Tunda Berlabuh

Saat kapal dalam perjalanan menuju  Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…

2 hours ago

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

14 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

22 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

23 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

1 day ago