

Pj Gubernur Papua,Ramses saat melakukan peninjauan bapok jelang Natal, Desember 2024 lalu. (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Papua, menjamin kestabilan ketersediaan barang dan harga bahan pokok menjelang bulan Ramadan hingga Idul Fitri 2025.
Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Papua, Hartati Sofia Iwanggin menegaskan, pihaknya akan terus memantau perkembangan harga komoditas di pasaran.
“Rencananya, jelang Ramadan kita akan sidak bahan pokok dan menggelar pasar murah dalam rangka pengendalian inflasi,” ucap Hartati saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Jumat (7/2).
Menurutnya, agenda tersebut juga agar memudahkan teman-teman Muslim dalam menyambut Ramadan, mereka bisa membeli bahan pokok yang dibutuhkan selama Ramadan. “Pantauan kami, sejauh ini ketersediaan bahan pokok dan harga masih stabil,” ungkap Hartati.
Bahkan, kata Hartati, saat rapat koordinasi pengendalian inflasi, Papua mengalami deflasi. Hal ini disebabkan ada beberapa jenis barang yang harganya turun. “Laporan BPS Papua, kita deflasi karena ada beberapa barang harganya turun,” katanya.
Page: 1 2
Mandenas menilai peristiwa tersebut berpotensi terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Jika korban mencakup perempuan…
Berada di tapal batas Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Puncak…
Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengatakan penyusunan usulan dilakukan mengacu pada kriteria penggunaan…
Menurut Lunanka, penguatan budidaya menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan sagu dalam jangka panjang, sekaligus…
Menariknya, Aryoko juga meminta para jamaah untuk mendoakan Provinsi Papua, agar pembangunan di Papua bisa…
“Pendekatan CRS dan HIPEC merupakan terapi yang bersifat definitif pada kasus kanker dengan keterlibatan peritoneal.…