

Pelaku saat diamankan di Polresta Jayapura Kota, Rabu (9/2) (FOTO: Foto Kasat)
JAYAPURA-Diduga jadi spesialis curanmor, seorang remaja berinisial MM (17) ditangkap Unit Reskrim Polsek Jayapura Selatan pada Selasa (7/2) malam. Kini, Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal Polresta Jayapura Kota sedang melakukan pengembangan atas kasus tersebut.
Kasat Reskrim AKP Handry M. Bawiling menjelaskan, MM ditangkap di seputaran Distrik Jayapura Selatan pada Selasa (8/2) yang diduga merupakan pelaku terkait dua laporan polisi tentang curanmor yang terjadi di wilayah hukum Polresta Jayapura Kota.
Saat diambil dari Polsek Japsel, MM langsung dilakukan interogasi dan pengembangan, sehingga MM mengaku bahwa dirinya dalam melakukan aksinya tidak sendirian, melainkan bersama tiga rekan lainnya yang kini telah dikantongi identitasnya.
“MM bersama tiga rekannya diketahui telah melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor sebanyak lima kali, dua laporan polisi yang terkait aksinya telah dilaporkan di Polresta Jayapura Kota,” terang Kasat, Rabu (9/2)
Lanjut Kasat, aksi curanmor yang dilakukan MM bersama rekannya yakni di belakang hotel Musi Entrop dan Jalan Beringin 4 Entrop Distrik Jayapura Selatan, untuk yang lainnya sedang dilakukan pemeriksaan lebih mendalam. Terkait barang bukti sepeda motor, kini berada di rekan-rekannya dan yang lain sudah dijual kepada orang yang tidak dikenalnya.
“Untuk barang bukti dan rekan dari MM sedang kami lakukan pencarian dan pengejaran, kepada penadahnya pun tetap akan kami lakukan penangkapan bila terbukti benar bahwa sepeda motor yang dibelinya dari MM adalah hasil curian,” pungkasnya. (fia/tri)
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…