

Anggota Bawaslu Papua saat memberikan keterangan pers terkait dengan penyelesaian masalah dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Penjabat Wali Kota Jayapura, Kamis (7/11). (FOTO:Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Papua sementara ini sedang menindaklanjuti pemeriksaan terhadap saksi-saksi untuk memberikan keterangan atau klarifikasi terkait dengan laporan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Penjabat Wali Kota Jayapura, Christian Sohilait.
Koordinator Divisi (Kordiv) Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu Papua, Amandus Situmorang didampingi Ketua Bawaslu Papua, dalam keterangan persnya, mengatakan, ada sejumlah saksi yang sudah diambil keterangan klarifikasinya mulai dari Lurah dan juga kepala-kepala distrik yang ada di wilayah Kota Jayapura.
“Hari ini, Kamis masih dijadwalkan menghadirkan saksi untuk dimintai keterangan, yaitu kepala distrik Abepura, kepala distrik Jayapura Utara, kepala distrik Heram, kepala distrik Jayapura Selatan, kepala distrik Muara Tami,” kata Amandus Situmorang, Kamis (7/11).
Kemudian Bawaslu Papua juga telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Pj. Wali Kota Jayapura, Christian Sohilait, sebagai terlapor dalam kasus ini. Pemeriksaan terhadap Pj Walikota Jayapura itu semestinya dilaksanakan pada Kamis 7 November 2024 pukul 16.00 WIT.
“Beliau juga sudah menunjuk saudara Pieter El, sebagai Kuasa hukumnya, sehingga tadi malam sudah menghubungi kami secara resmi untuk meminta penundaan waktu. Beliau meminta supaya penundaan sampai di tanggal 11 November 2024, sementara kami di Bawaslu hanya diberikan waktu 3 + 2 berdasarkan peraturan Bawaslu nomor 9 tahun 2024,” jelasnya.
Karena itu, Bawaslu meminta supaya yang bersangkutan wajib untuk mengikuti pemeriksaan dalam hal klarifikasi terkait laporan itu pada Jumat tanggal 8 November 2024. Karena yang bersangkutan saat ini masih menghadiri undangan rapat bersama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, maka klarifikasi terkait laporan itu akan diikuti secara daring dari Jakarta.
“Karena Pj Walikota sedang berada di Jakarta, sehingga dijadwalkan besok dan kemungkinan besar dilakukan secara daring,” bebernya. (roy/fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…