Elpius yang saat ini menjabat sebagai Karo Umum Setda Papua menegaskan, yang dibutuhkan saat ini tidak banyak komando. Cukup dengan satu komando saja. Ia juga mengaku saat ini terlihat ada yang kompak dan ada yang tidak kompak, semacam ada ego masing-masing.
“Mudah mudahan ke depan hal itu tidak terjadi lagi. Dari awal saya selalu menekankan bahwa semua tim yang ikut dalam Pesparani III ini datang membawa nama Papua. Jadi tidak ada yang bilang saya dari kota, dari kabupaten Jayapura. Tidak ada istilah itu, ini mewakili Pemerintah Provinsi Papua Karena bagaimanapun juga yang membiayai adalah pemerintah,”tegasnya.
Kedepannya, LP3K Provinsi Papua akan melakukan evaluasi lebih selektif lagi dan bagian itu adalah tugas dari pengurus LP3K setiap Kabupaten dan kota. “Kita Papua setelah pemekaran, banyak yang kita benahi. Jika sebelum pemekaran Papua pasti bisa. Tetapi setelah pemekaran ini banyak hal yang harus kita benahi,” pungkasnya. (fia/tri)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Untuk mendukung operasional pengangkutan sampah tersebut, pemerintah menetapkan biaya retribusi. Pares menekankan bahwa nilai nominal…
rea Manager Communication Relations and CSR Papua Maluku Ispiani Abbas mengimbau masyarakat untuk turut berperan…
Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan menyukseskan berbagai program prioritas yang dicanangkan…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menargetkan 1.000 mahasiswa menerima bantuan pendidikan melalui program Mahasiswa Cerdas (Mace)…
Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni Y. Betaubun, menegaskan bahwa selama lebih dari satu tahun…