Categories: METROPOLIS

Pemkot Siapkan Putra-Putri Port Numbay Masuk IPDN

JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) asli Papua, khususnya generasi muda Port Numbay. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melalui kegiatan Sosialisasi dan Simulasi Computer Assisted Test (CAT) Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang berlangsung di Aula Kampus IPDN Regional Papua, Waena, Sabtu (6/6).

Kegiatan yang diinisiasi Bhakti Karya Pamong Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kota Jayapura bekerja sama dengan IPDN Kampus Regional Papua tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, yang hadir mewakili Wali Kota Jayapura.

Turut hadir Komisioner V DPN IKAPTK Wilayah Timur Benhur Tomi Mano, Ketua DPK-IKAPTK Kota Jayapura Raymond Mandibondibo, serta Direktur IPDN Kampus Regional Papua Davit Erwin Mayor. Sebanyak 77 peserta dari berbagai kampung di Kota Jayapura terdaftar mengikuti kegiatan ini, dengan 66 peserta hadir mengikuti simulasi CAT.

Rustan Saru menegaskan bahwa program tersebut sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Jayapura dalam mencetak SDM yang unggul, produktif, dan berkarakter.

“Ini merupakan salah satu program strategis Pemerintah Kota Jayapura untuk mempersiapkan generasi muda Port Numbay agar mampu bersaing dalam seleksi sekolah kedinasan, khususnya IPDN. Mereka harus dipersiapkan sejak dini karena persaingan bukan hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional,” ujar Rustan.

Ia menilai peluang afirmasi bagi putra-putri Papua untuk masuk IPDN masih terbatas. Karena itu, diperlukan pembinaan yang berkelanjutan dan terstruktur agar para calon peserta memiliki kesiapan akademik, fisik, dan mental yang memadai saat mengikuti seleksi. Untuk itu, Rustan meminta DPK-IKAPTK Kota Jayapura agar tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi dan simulasi semata, tetapi juga membentuk program bimbingan belajar (bimbel) khusus bagi putra-putri Port Numbay yang bercita-cita menjadi Praja IPDN.

“Kami berharap kegiatan ini dapat ditindaklanjuti dengan pembinaan yang lebih intensif melalui bimbingan belajar yang terstruktur. Dengan begitu, semakin banyak anak-anak Port Numbay yang berhasil masuk IPDN dan kembali mengabdi untuk membangun daerahnya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPK-IKAPTK Kota Jayapura, Raymond Mandibondibo, mengatakan bahwa para alumni IPDN memiliki tanggung jawab moral untuk turut berkontribusi dalam pembangunan SDM unggul di Kota Jayapura.

“Kegiatan ini merupakan langkah awal untuk memperkenalkan sistem CAT kepada peserta. Melalui simulasi ini mereka bisa memahami mekanisme tes yang sebenarnya sekaligus mengukur kemampuan diri sebelum mengikuti seleksi resmi sekolah kedinasan,” jelas Raymond.

Menurutnya, sekitar 80 persen peserta merupakan putra-putri asli Port Numbay, sementara sisanya adalah Orang Asli Papua yang lahir dan besar di Kota Jayapura. Ia berharap program serupa dapat terus dikembangkan menjadi bimbingan belajar jangka panjang apabila mendapat dukungan anggaran yang memadai.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Identitas Dua Korban Mobil Terbakar di Ring Road Terungkap

   Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen mengatakan, kedua korban yang ditemukan dalam…

2 hours ago

Tokoh Adat Papua Serukan Pelajar Fokus Pendidikan dan Dukung MBG

   Imbauan tersebut disampaikan menyusul informasi rencana aksi pelajar pada 15 September yang disebut berkaitan…

3 hours ago

Teknis Beasiswa PACE dan MACE Berbasis Dana Otsus Dimatangkan

  Program strategis yang didanai melalui skema Otonomi Khusus (Otsus) ini dihadirkan untuk menjamin pemerataan…

4 hours ago

Satu Unit Mobil Damkar Diminta Stand By di Jayapura Utara

   Ia menyebut, ketika terjadi kebakaran di wilayah Jayapura Utara, mobil pemadam membutuhkan waktu sekitar…

5 hours ago

ABR: Jangan Ada Lagi Tawuran Antarsekolah!

  Menurut Abisai, lingkungan pendidikan harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi siswa untuk…

6 hours ago

Persoalan Akademik FK Uncen Jadi Polemik

   Pernyataan ini dikeluarkan menanggapi aksi demonstrasi yang berlangsung pada, 7 September 2026 yang dipimpin…

7 hours ago