

Sejumlah truk pengangkut sampah, yang tidak bisa membuang sampah di TPA Koya Koso akibat terjadinya kebakaran dari Sabtu (4/6) hingga Minggu (5/6) lalu. (FOTO: Ayu/Cepos)
JAYAPURA-Meski kebakaran yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Koya Koso Distrik Abepura, Sabtu (4/6) sore sempat menimbulkan kekhawatiran karena tidak padam hingga Minggu (5/6) siang, namun polisi menganggap kebakaran di TPA Koya Koso ini hal yang wajar.
Kapolsek Abepura AKP Lintong Simanjuntak, SH, MH mengatakan kebakaran yang terjadi di TPA Sampah tersebut sudah ditangani oleh tim pemadam kebakaran Kota Jayapura. “Kejadian tersebut bukan karena disengaja, yang namanya pembakaran sampah sudah pasti harus dibakar, kalau tidak akan menjadi limbah,” katanya kepada Cenderawasih Pos, saat dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (7/6) kemarin.
Diakuinya, hanya saja pada saat pembakaran sampah yang dilakukan tidak ditata, sehingga api menyebar, namun sudah ditangani oleh Pemadam Kota Jayapura. “Jadi untuk kebakaran di TPA Sampah di Koya Koso, bukan disengaja, hanya saja pada saat pembakaran sampah tidak ditata, tetapi api sudah dipadamkan oleh Pemadam Kebakaran Kota Jayapura,” tambahnya.
Untuk diketahui, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Koya Koso Distrik Abepura, dilaporkan terbakar sejak Sabtu (4/6) sekira pukul 17.00 WIT. Bahkan, hingga Minggu (5/6) siang, api masih berusaha dipadamkan oleh Pemadam Kebakaran Kota Jayapura.
Kejadian Kebakaran TPA Koya Koso ini, juga sempat mendapat atensi dari Penjabat Wali Kota Jayapura Dr Frans Pekey, MSi dengan mendatangi lokasi, untuk koordinasi penangannya dengan sejumlah pimpinan instansi terkait. Bahkan, karena bara api yang diduga terus merambat di bawah tumpukan sampah, truk-truk pengangkut sampah sempat diarahkan untuk membuang sampah di TPA Nafri. (ana/tri)
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…