Selain itu, ia menilai pentingnya melibatkan tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat sipil guna menjaga stabilitas sosial di Papua. Sebagai langkah konkret, Gustaf meminta seluruh pihak menahan diri dan menghentikan pernyataan yang bersifat provokatif maupun personal.
“Jaga marwah lembaga, kedepankan dialog, dan kembalikan fokus pada kerja nyata. Itu yang dibutuhkan masyarakat Papua saat ini,” tegasnya.
Ditambahkan bahwa tanpa kedewasaan dalam berkomunikasi dan komitmen pada kepentingan publik, polemik serupa akan terus berulang dan menghambat upaya percepatan pembangunan di Papua. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Wakil Gubernur Papua Selatan Paskalis Imadawa memberi pesan tegas kepada jajaran Himpunan Kerukunan Tani Indonesia…
Apolo mengatakan, Pemerintah dan masyarakat Papua Selatan menyampaikan selamat dan sukses atas amanah yang diberikan…
Kepala Bidang Perkebunan Dinas Perkebunan dan Peternakan Papua Tengah Andrias di Nabire, Senin, mengatakan kerusakan…
Pengembangan Pelabuhan Merauke terus dipersiapkan seiring meningkatnya aktivitas dan trafik angkutan barang. Saat ini, pengembangan…
Koordinator Umum, Bertho Nayak Entama, menegaskan bahwa proses CASN Formasi 2024 telah berjalan cukup lama,…
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik…