

Kasat Narkoba Polresta Jayapura Kota, AKP Irene Aronggear
JAYAPURA– Kasat Narkoba Polresta Jayapura Kota, AKP Irene Aronggear menyatakan bahwa dengan momentum jelang natal dan tahun baru serta memasuki pesta demokrasi, pihaknya akan memastikan bahwa minuman keras tidak akan terlalu memberi dampak pada gangguan keamanan daerah.
Satu upaya yang dilakukan adalah melakukan pemetaan dan penyelidikan terkait aktifitas penjualan minuman keras di Jayapura kemudian melakukan penertiban.
“Untuk momentum natal dan tahun baru kami pastikan akan menertibkan penjual penjual miras yang memang bandel. Yang selama ini beroperasi kucing – kucingan. Yang kayak begitu tidak bisa kami tolelir,” tegas Irene di ruang kerjanya, Senin (4/12).
Dikatakan pihaknya ingin memastikan bahwa suasana natal dan tahun baru kali ini lebih tertib dan tidak dirugikan oleh segelintir orang yang mau pesta miras sendiri namun mengganggu kenyamanan orang lain. “Untuk waktunya nanti, yang jelas bulan ini dan bulan – bulan jelang Pemilu kami akan jalan,” tambahnya.
Irene melihat masih banyak gangguan dan ketidaknyamanan warga yang muncul dari orang yang dipengaruhi minuman keras. Dari itulah Sat Narkoba mulai mempersiapkan strategi untuk menekan gangguan kamtibmas sekaligus laka lantas.
“Kami juga berharap penjual miras yang punya izin tidak memanfaatkan kesempatan. Mungkin benar tutup sesuai waktu tapi setelah itu barang dikeluarkan dan dijual oleh pengecer di pinggir – pinggir jalan. Ini yang kadang jadi persoalan,” imbuhnya. (roy/ade/tri)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Mandenas menilai peristiwa tersebut berpotensi terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Jika korban mencakup perempuan…
Berada di tapal batas Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Puncak…
Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengatakan penyusunan usulan dilakukan mengacu pada kriteria penggunaan…
Menurut Lunanka, penguatan budidaya menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan sagu dalam jangka panjang, sekaligus…
Menariknya, Aryoko juga meminta para jamaah untuk mendoakan Provinsi Papua, agar pembangunan di Papua bisa…
“Pendekatan CRS dan HIPEC merupakan terapi yang bersifat definitif pada kasus kanker dengan keterlibatan peritoneal.…