Pemerintah melalui Kementerian Pertanian menargetkan penerapan sistem pertanian modern tersebut secara nasional pada lahan seluas satu juta hektare. Papua mendapat alokasi sekitar 425 hektare.
Namun, peningkatan produksi tidak hanya bergantung pada teknologi di tingkat lahan. Aser menilai pencapaian swasembada membutuhkan kerja bersama antara BRMP, pemerintah provinsi dan kabupaten, Badan Pusat Statistik (BPS), Bulog, serta pemangku kepentingan lainnya.
Menurut Aser, produksi beras Papua nantinya mampu melampaui kebutuhan daerah, surplus tersebut tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan internal. Papua berpeluang menjadi pemasok beras bagi wilayah sekitar, termasuk Maluku dan kawasan negara tetangga. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Daerah Otonom Baru (DOB) itu, kata dia, bertujuan mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan…
Dari senam bersama hingga pemeriksaan kesehatan, Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua mengajak masyarakat lebih…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kebersihan, kerapian, dan keindahan wajah kota.…
Ketua Aliansi, Jansen Previdea Kareth, mengatakan pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Namun,…
Menurut Rustan, DPR Kota Jayapura telah menetapkan APBD perubahan, sehingga diharapkan seluruh organisasi perangkat…
Kegiatan dengan tema “Optimalisasi Peran Penghubung KY dalam Menjaga dan Menegakkan Integritas Hakim" tersebut…