Categories: METROPOLIS

BTM: Telkom Jangan Rugikan Masyarakat Saya

Warga tengah memburu sinyal internet di depan Makorem  172/PWY Abepura,  Minggu, (6/6)  kemarin. Masyarakat merasa kesal lantaran jaringan internet belum juga pulih, padahal sudah sebulan lebih masyarakat tak menikmati layanan internet yang bagus.( FOTO: Noel/Cepos)

Warga tengah memburu sinyal internet di depan Makorem  172/PWY Abepura,  Minggu, (6/6)  kemarin. Masyarakat merasa kesal lantaran jaringan internet belum juga pulih, padahal sudah sebulan lebih masyarakat tak menikmati layanan internet yang bagus.( FOTO: Noel/Cepos)

JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, DR Benhur Tomi Mano MM meminta PT Telkom merealisasikan janjinya untuk menormalkan jaringan seperti yang dijanjikan. Ia mendengar bahwa jaringan internet akan kembali normal pada tanggal 4, 5 atau 6 Juni. Namun nyatanya hingga Ahad (6/6) kemarin ternyata jaringan internet masih seperti sebelumnya. Kalaupun ada jaringan itupun sangat kecil dan lambat untuk diakses. Tomi Mano meminta Telkom jangan sekedar janji dan akhirnya membohongi masyarakat banyak karena ada banyak orang yang dirugikan.

 “Saya minta PT Telkom untuk segera menyelesaikan perbaikan kabel optic ini sebab satu bulan lebih masyarakat banyak yang dirugikan. Mereka yang biasa memesan kendaraan secara online, belajar secara online saat ini tak bisa lagi dilakukan. Sampai kapan mereka akan menunggu,” sindir  Tomi Mano di sela – sela perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia  yang digelar di Taman Frembi, Entrop, Sabtu (5/6). Apalagi kata Tomi Mano, saat pandemi covid pemerintah lebih banyak meminta masyarakat untuk berdiam diri di rumah guna memutus mata rantai penyebaran covid. 

 Dengan meminta berdiam di rumah, masyarakat Kota Jayapura lanjutnya masih bisa melakukan kegiatan memanfaatkan jaringan internet. Namun saat ini banyak masyarakatnya yang akhirnya keluar rumah karena tidak bisa bertahan tanpa harus bekerja menggunakan internet. “Jadi janji PT Telkom itu harus ditepati, jangan janji – janji palsu kepada masyarakat. Ini jika terus berlanjut maka itu seperti membodohi kami,” bebernya. 

 Sementara pantauan Cenderawasih Pos terkait informasi perbaikan kabel fiber optic ini dua hari terakhir beredar pesan di WhatsApp yang isinya kapal Cableship DNEX Pasific Link (DPL)  sudah berada pada titik lokasi untuk memperbaiki kabel dengan kedalaman 4.050 m pada ruas Biak – Jayapura. 

 Kapal ini disebutkan memiliki kemampuan beroperasi hinga 6000 m dan bisa berlayar selama 60 hari nonstop. Kapal ini juga sudah berada di titik lokasi sejak 30 Mei lalu pukul 23.21 WITA  dan sedang melakukan penarikan kabel. 

 Sementara itu Agus salah satu warga yang ditemui koran ini saat memburu sinyal di depan Korem 172/Pwy mengatakan Telkom dan Telkomsel sudah menipu masyarakat. Awalnya janji tanggal 6 Juni jaringan internet  sudah kembali normal namun nyatanya tak sesuai denganapa yang disampaikan. 

 Dikatakan bahwa seharusnya Telkom jujur sejak awal jika tidak  mampu memperbaiki konektifitas jaringan Telkom, karena masyarakat sudah banyak yang korban dari semua ini. “Bagusnya Telkom jujur mampu perbaiki apa tidak,  janji 6 Juni sudah selesai nyatanya sampai saat ini masih saja tidak bisa,” katanya. 

Warga lainnya, Anton yang terpaksa memburu internet di depan Rumah sakit Dian Harapan Waena mengungkapkan harusnya Telkom mengatakan yang sebenarnya, dan estimasi perbaikan berapa lama, agar warga tak menunggu-nunggu. 

 Sementara itu, dari pantauan cenderawasih Pos, sampai dengan pukul 19.00 malam kemarin  warga masih tetap mencari titik internet seperti di Depan RS Dian Harapan dan Korem dari berbagai kalangan hingga membawa anak – anak mereka.(ade/oel/wen)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

9 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

10 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

11 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

12 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

13 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

14 hours ago