

Pengguna kendaraan roda empat saat membayar parkir kepada penjaga parkir di Pasar Ikan Hamadi, Sabtu (4/5) (foto:Jimi/Cepos)
JAYAPURA-Potensi retribusi parkir di Pasar Hamadi cukup besar. Meski aset bangunan pasar ikan Hamadi ini dibangun pemerintah, namun pengelolaan parkir di sekitar lokasi ini masih dilakukan masyarakat adat setempat. Diperkirakan potensi parkir di lokasi ini mencapai puluhan juta rupiah tiap bulannya.
Informasi itu dikatakan langsung oleh salah satu juru Parkir di Pasar Ikan Hamadi, Sabtu (4/5) siang. Dari pantauan Cenderawasih Pos di Pasar Ikan Hamadi, Geral (33) salah seorang penjaga parkir dipintu masuk dan keluarga dari pasar tersebut mengaku pendapatan mencapai Rp. 2 juta Bahkan lebih per harinya, tergantung ramainya pasar.
“Kalau kita biasanya berlaku satu Mobil Rp 5.000 , dan sedangkan satu Motor Rp. 2.000. Biasanya kita dapat Rp 2 juta perhari,” kata Geral kepada Cenderawasih Pos, Sabtu (4/5).
Geral mengaku hari yang paling ramai itu hari Sabtu dan Minggu dikarenakan hari libur. Menurutnya, hasil penarikan biaya parkir ini akan diberikan kepada pemilik hak Ulayat dalam hal ini Ondoafi sebagai tuan tanah.
“Ini kan hak Ulayat, masih adat yang kelola dan untuk penghasilannya untuk adat, atau Ondoafi,” lanjut Geral.
Geral melanjutkan selain diberikan kepada Ondoafi, uang tersebut juga dimanfaatkan untuk keperluan di dalam pasar seperti kebersihan, gaji karyawan dan banyak lainnya. Kemudian Ia menyampaikan bahwa untuk penjaga parkir akan dibayarkan sebesar Rp.200.000 perharinya.
Ia juga mengaku bahwa banyak pelanggan yang komplain dikarenakan pelayanannya Masi kurang bagus. “Sementara pelayanan kurang pas banyak orang yang mengeluh dengan tahap pelayanan disini,” ungkapnya.
Page: 1 2
Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…
Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…
“Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…
Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…
Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…