

Tersangka S (19) Saat diserahkan Ke JPU Kejaksaan Negeri Jayapura. (Foto/Polsek Abe for Cepos)
JAYAPURA-Penyidik Pembantu Unit Reskrim Polsek Abepura, menyerahkan tersangka S (19) (Tahap II) kasus Pembunuhan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jayapura, pada Jumat (28/10) lalu.
Kapolsek Abepura AKP Soeparmanto, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Jumat (4/10) mengatakan adanya, penyerahan tersangka ke JPU, Kejaksaan Negeri Jayapura karena berkas perkaranya dinyatakan lengkap (P21). “Yang terima berkas perkara, JPU Rakhmat, S.H., M.H,” ujar Kapolsek.
AKP Soeparmanto menambahkan selain penyerahan tersangka Penyidik Pembantu Unit Reskrim Polsek Abepura juga menyerahkan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum diantaranya, satu botol whisky robinson, satu kaleng bir hitam, satu cerek plastik warna putih tutup warna hijau.
Selain itu satu piring plastik warna biru, satu sendok makan terbuat dari bahan alumunium, dan satu buah baju kaos warna merah terdapat tiga lubang dan bercak darah. Sementara barang bukti potongan besi yang digunakan oleh tersangka menikam/menusuk korban belum ditemukan sehingga penyidik menerbitkan Daftar Pencarian Barang (DPB).
“Pelaku disangkakan Pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama lima belas tahun Subsider Pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman penjara paling lama 7 (tujuh) tahun,” jelas AKP Soeparmanto.
Diketahui tersangka S (19) merupakan pelaku yang menikam korban La Kuninga Kalidupa alias Om Kum, (56) Asal Buton tewas di kamp lokasi kerja pembangunan Mapolda Papua baru di Kampung Koya Koso, Sabtu (30/7) lalu.
Dimana sebelum kejadian tersangka bersama dengan saksi dan juga korban sedang mengonsumsi minuman keras (miras) jenis Whisky Robinson sebanyak dua botol, di bagian belakang camp lokasi kerja pembangunan Mapolda Papua baru di Kampung Koya Koso.
Di waktu yang bersamaan keduanya bercekcok adu mulut. Karena tersinggung akhirnya pelaku menikam korban menggunakan pisau besi ke arah korban sebanyak tiga kali mengenai dada sebelah kanan 1 kali dan dada sebelah kiri 2 kali.
Tidak berselang lama setelah kejadian, piket SPKT dan piket Fungsi yang dipimpin oleh Pawas Ipda La Jamuali langsung mendatangi TKP dan mendatangi RS. Ramela Koya Barat Distrik Muara Tami Kota, untuk melihat kondisi korban. Namun ternyata korban telah meninggal dunia.
Sementara Pelaku awalnya ingin melarikan diri, tetapi karena tidak menguasai lokasi, sehingga pada akhirnya pelaku menyerahkan diri kepada pihak piket SPKT dan piket Fungsi Polsek Abepura, dan selanjutnya dibawa ke rutan Polsek Abepura. (rel/tri)
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…
Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…
Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…