“Kalau ada aset yang belum tuntas atau ada masalah, maka ini harus kita selesaikan karena aset adalah modal usaha. Itu kerikil-kerikil yang harus diluruskan sehingga hilanglah yang disebut hambatan-hambatan,” katanya.
Ia meminta seluruh pihak memahami langkah penataan yang dilakukan perusahaan. Menurutnya, pembenahan aset merupakan bagian dari upaya menjaga nilai perusahaan sekaligus mencegah munculnya persoalan di kemudian hari.
“Kalau hari ini PT Irian Bhakti Papua mau menata aset, maka mohon dimaklumi karena memang itu nilai perusahaan supaya jangan sampai jadi persoalan lagi,” jelasnya.
Selain membenahi aset, Elia meminta jajaran PT Irian Bhakti Papua di seluruh cabang untuk mengoptimalkan potensi usaha yang dimiliki. Perusahaan, kata dia, harus mampu menghasilkan laba untuk mendukung kemajuan perusahaan sekaligus memberikan kontribusi kepada daerah. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Cukup banyak warga korban kebakaran yang menempatinya. Sebagian besar adalah warga yang masih berkeluarga,…
Insiden berdarah di Bundaran Petrosea itu menimpa dua orang pelajar. Kedua korban mengalami luka tembak…
Merespon terkait dengan putusan MK tersebut Pengamat Kebijakan Publik sekaligus akademisi, Dr. Methodius Kossay, S.H.,…
Seorang pekerja (ABK) tewas dengan kondisi mengenaskan saat menurunkan kapal yang selesai diperbaiki ke sungai.…
Ps. Kanit 1 Subdit Audit Direktorat Pengamanan Objek Vital AKP Muhammad Ridwan, mengataakn bahwa…
Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Papua Selatan Apolo Safanpo mengimbau seluruh kader Partai Golkar…