

Plt Sekda Kota Jayapura, Evert N Merauje (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura melalui Plt Sekda, Evert N Merauje menyampaikan akan tindaklanjuti permintaan petugas Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Buper Waena Distrik Heram. Informasi yang diterima Cenderawasih Pos, petugas TPU berharap setiap gali kuburan yang ditanggung pemerintah diharapkan dibayar tiap hari.
Plt Sekda Kota Jayapura, Evert Merauje menyampaikan bahwa saran dan masukan petugas TPU Buper Waena ini akan ditindaklanjuti oleh Pemkot Jayapura. “Semua saran dan masukan pasti kita terima, namun untuk memutuskan hal tersebut tentu kita rapat internal dulu, kalau memang tidak ada kendala pasti pemerintah akan setuju dengan masukan mereka,” ujar Evert N Merauje saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos di sela kegiatan Turkam di Kampung Nafri, Selasa (3/6).
Kata Evert, pada prinsipnya pemerintah akan memberikan kebijakan yang bisa mengakomodir kepentingan masyarakat khususnya petugas TPU. “Jika hal ini yang lebih baik dan tidak ada kendala dalam Pertanggungjawaban keuangan Pemkot pasti akan diakomodir,” tuturnya.
Perlu diketahui bahwa, Pemkot Jayapura secara resmi memberlakukan kebijakan layanan pemakaman gratis di TPU Buper Waena. Kebijakan ini mulai diberlakukan pada hari Minggu, 1 Juni 2025. “Melalui visi-misi walikota, untuk biaya pemakaman di TPU Buper ini gratis untuk masyarakat yang ber-KTP Kota Jayapura,” pungkasnya.
Menurut Evert, kebijakan ini dikeluarkan kesepakatan antara Pemkot Jayapura dengan pemilik ulayat atau masyarakat adat setempat. “Ini merupakan wujud kepedulian dan perhatian pemerintah terhadap masyarakat, dengan harapan bisa mengurangi beban warga saat ingin mengunakan TPU tersebut,” tuturnya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…