

Pihak RS Bhayangkara dengan Konsulat PNG bahas kerjasama pasien rujukan pasien Vanimo di RS. Bhayangkara, Senin (2/3) (foto:Humas Polda)
JAYAPURA–Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura resmi ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan utama bagi pasien dari wilayah Vanimo, Papua Nugini. Penetapan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman Memorandum of Understanding (MoU) antara manajemen rumah sakit dengan Konsul Jenderal Papua Nugini, Mr. Geoffrey L. Wiri, DMS (Col), di Jayapura, Senin (2/3).
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua, Kombes Pol Dr. dr. Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa MoU tersebut merupakan tindak lanjut dari penjajakan kerja sama yang telah dilakukan sebelumnya antara kedua belah pihak.
“Kerja sama ini merupakan hasil pembahasan yang cukup panjang. Kami membicarakan secara rinci ruang lingkup kolaborasi, mekanisme pelaksanaan, hingga langkah-langkah konkret yang kemudian dituangkan dalam nota kesepahaman,” ujar dr. Rommy.
Menurutnya, fokus kerja sama meliputi peningkatan pelayanan kesehatan, dukungan medis lintas negara, serta berbagai bentuk kolaborasi strategis lain yang saling menguntungkan kedua belah pihak.
Dalam pertemuan tersebut juga dibahas secara teknis rencana rujukan pasien dari rumah sakit di Vanimo ke RS Bhayangkara Jayapura. Skema rujukan ini diharapkan dapat berjalan efektif, terutama bagi masyarakat di wilayah perbatasan yang membutuhkan layanan medis lanjutan.
Dr. Rommy menegaskan kesiapan pihaknya dalam mendukung kerja sama internasional tersebut secara profesional dan berstandar tinggi.
“Kami menyambut baik kepercayaan yang diberikan oleh pihak Vanimo dan Konsulat Jenderal Papua Nugini. Rumah Sakit Bhayangkara berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, profesional, dan humanis sesuai standar yang berlaku,” tegasnya.
Page: 1 2
Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…
Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…
“Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…
Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…
Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…