

JAYAPURA- Sebanyak 261 botol Minuman Keras (Miras) ilegal beserta dua pelaku berinisial RH (22) dan YRS (21) ditangkap Unit Reskrim Polsek Abepura di tiga lokasi berbeda di Abepura, Kamis (31/12) lalu.
Penangkapan penjual Miras ilegal dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Abepura Ipda Andi Reza Pahlawan didampingi Kanit Opsnal Ipda Edwin A. Ayomi, Kanit Provost Ipda I Nengah Sukayadnya dan beberapa anggota piket fungsi Polsek Abepura.
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol AM Kamal yang dikonfirmsi melalui Kapolsek Abepura AKP Clief G. Philipus Duwith mengatakan,penangkapan dua orang penjual Miras ilegal yang biasa beroperasi di malam hari hingga pagi.
“Sebanyak 261 Miras ilegal yang diamankan di tiga lokasi berbeda diantaranya pelaku RH ditangkap di seputaran Jembatan Expo Waena dengan barang bukti 40 botol Miras dan YRS (21) ditangkap di seputaran perumnas satu dengan barang bukti 23 botol Miras,” terangnya.
Lanjutnya, sementara sebanyak 198 botol Miras ilegal berbagai merek didapati di seputaran jalan baru Abepura tepatnya di kompleks penampungan Pasar lama namun pelakunya saat itu berhasil melarikan diri. “Kami melaksanakan patroli dan razia ini dikarenakan adanya laporan dari masyarakat yang resah atas aktivitas mereka pada malam hari,” paparnya.
Dikatakan, penertiban ini dilaksanakan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Wilayah hukum Polsek Abepura menjelang malam pergantian tahun. “Siapapun yang menjual Miras jika kedapatan kita tindak tegas, jika ada warga yang mengetahui bisa laporkan sehingga kami menindaklanjutinya,” pungkasnya. (fia/wen)
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…