Categories: METROPOLIS

Papua Belum Siap Pemilu Serentak

Ketua DPR Papua, Dr Yunus Wonda

JAYAPURA  – Ketua DPR Papua, Dr Yunus Wonda melihat bahwa Pemilu tahun 2019 ini meski telah dipersiapkan jauh-jauh hari ternyata masih saja banyak kekurangan. Bahkan menurutnya lebih amburadul dari Pemilu sebelumnya. KPU kata Yunus belum siap dengan pesta demokrasi yang serentak dan ia menganggap ini termasuk pelaksanaan Pemilu yang buruk. “Saya melihat kita baik di Papua maupun Indonesia belum siap dengan  agenda yang dilakukan bersamaan. Pilpres dan Pileg untuk semua tingkatan,” kata Yunus melalui ponselnya, Rabu (1/5).

 Penilaiannya adalah mulai dari jadwal yang tidak serentak, keterlambatan penghitungan hingga masih banyak dilakukan PSU maupun pencoblosan yang molor. “Selain itu ada banyak petugas yang jadi korban,ini miris sekali. Kita yang harusnya berpesta tapi malah berduka dengan banyaknya korban. Kami prihatin,” katanya.  Ia juga menyebut banyak masyarakat yang kehilangan hak pilih akibat penundaan waktu pencoblosan. Masyarakat yang awalnya semangat akhirnya mulai tidak antusias untuk terlibat karena ditunda. 

 Begitu juga dengan sistem di KPU dari pusat hingga kabupaten kota yang menurutnya perlu dievaluasi untuk mengantisipasi Pemilu yang berskala besar seperti ini. “Saya melihat KPU kewalahan dan belum siap sehingga bagi saya ini sebaiknya Pemilu berikutnya jangan digabung dulu. Benahi semua   baru dilaksanakan bersamaan. Kalau direncanakan tahun 2024 saya pikir jangan dulu,” bebernya. Hal lain yang juga masih ditemukan kata politisi Partai Demokrat ini adalah ketika pencoblosan dilakukan 17 April ternyata dua minggu setelah itu masih banyak berita acara yang berada di luar, bukan di KPU. 

 “Ini yang saya amati, masih banyak hasil rekapitulasi suara yang berada di PPD dan ini terlalu lama jadwal di luar. Harusnya 2-3 hari suara sudah masuk hingga tak ada ruang untuk bermain, tak ada ruang untuk lahirnya jual beli suara  karena rakyat sudah menyerahkan suaranya untuk diteruskan,” jelasnya. “Karenanya kami akan melihat ketegasan  Panwas sebab ia Polisinya Pemilu. Harus ada tindakan tanpa semua harus menunggu pengaduan. Jika ada temuan ya sikapi,” singgungnya. (ade/wen) 

newsportal

Recent Posts

OPD Diingatkan Jangan Kerja Ketika Injury Time

Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…

1 day ago

Selecao Wajib Waspadai Singa Atlas

Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…

1 day ago

Gunakan Sebo Buff, Delapan Anggota OPM Cium Merah Putih

Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…

1 day ago

Disosialisasikan, Rencana Pembangunan Bandar Antariksa Mendapat Dukungan

Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…

1 day ago

Pendistribusian BBM Diawasi Polisi

Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…

1 day ago

Belum Ada Razia Lagi, Kendaraan Modifikasi Tangki Kembali Ikut Antrian Pengisian BBM

Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…

1 day ago