

Polisi saat menertibkan sejumlah warga berbuat olah hingga menganggu kambtibmas di wilayah hukum Polsek Heram, Jumat (31/1). (foto:Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Kaposek Heram, AKP Yunus Ick, mengaku sekelompok warga asli Papua di Waena Distrik Heram telah berbuat ulah, menganggu Kambtibmas hingga memprovokasi anggota polisi agar menggunakan senjata api untuk menangani mereka.
“Kejadian dari tadi malam, lanjut siang ini lagi. Sekelompok masyarakat kita yang dari atas ini, minum mabuk baru bikin onar di tengah masyarakat,” kata AKP Yunus, saat dikonfirmasi Cenderwasih Pos, di Waena, Jumat (31/1).
Dia menjelaskan, dari kasus itu, polisi sudah mengamankan tiga orang warga, diduga merekalah yang melakukan provokasi hingga menyebabkan terjadinya gangguan kambtibmas di wilayah itu.
“Sudah ada tiga orang yang kita amankan, sedang dalam penyelidikan, kemungkinan ada pelaku lain,” ujarnya.
Lanjut dia, pihaknya juga sangat menyayangkan ulah warga yang ikut menyembunyikan para terduga pelaku yang sengaja membuat kekacauan di wilayah itu. Dari rentetan peristiwa itu, sejumlah warga mengalami kerugian material hingga dilaporkan ke Polsek Heram.
“Hari ini kami sudah terima beberapa laporan masyarakat yang mengalami kerugian dari aksi mereka. Sedang kita dalami,”katanya lagi.
Dalam aksinya, selain merusak barang milik warga, sekelompok warga itu juga melakukan pemalakan terhadap para sopir kendaraan yang sedang melintas di jalan Abe Waena.
Page: 1 2
Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…
IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…
Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…
Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…
Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…
Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…