Categories: METROPOLIS

Gara-gara Dilempar Petasan, Nyaris Bentrok

JAYAPURA – Malam pergantian tahun dari 2021 ke 2022 di Jalan Baru Pasar Lama, Distrik Abepura nyaris bentrok, Sabtu (1/1) dini hari. Seorang pemuda nyaris memukul warga setempat lantaran kesal dirinya dilempar saat sedang melintas.

   Tak terima dirinya dilempar, pemuda tersebut menepikan kendaraannya lalu turun kemudian menghampiri orang orang di arah lokasi dimana dia dilempar. Tak jauh dari Toko Formula Galeriban.

   “Siapa yang melempar tadi, siap yang melempar,” tanya pemuda tersebut namun tak ada yang menggubrisnya.

   Ia bersama temannya lantas mendekati beberapa orang yang sedang berdiri lalu bertanya dengan penuh emosi, nyaris ia melakukan pemukulan hanya saja ditahan lalu diberikan pemahaman. Tak lama kemudian, ia meninggalkan lokasi.

   Pantauan Cenderawasih Pos di lapangan, saat malam tahun baru. Beberapa warga kerap melempar petasan pengendara yang melintas ke di Jalan Baru Pasar Lama, bahkan ada pengendara yang nyaris jatuh dari kendaraannya.

   Selain itu, sebagian orang nekat membakar kembang api dan petasan di tengah jalan raya. Akibatnya, beberapa pengendara yang melintas menghentikan kendaraannya terlebih dahulu. Di lain tempat, beberapa orang merayakan malam tahun baru dengan berdoa dan kumpul bersama orang orang terdekat lalu makan bersama.

   Sebelumnya, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Gustav R Urbinas menuturkan, pelaksanaan pengamanan melalui patroli gabungan bersama instansi terkait terutama Polri dan TNI dengan jumlah personil gabungan sebanyak 230 orang untuk mengamankan wilayah Kota Jayapura.

   Selain itu juga, pelaksanaan ibadah di gereja-gereja ada sekitar 200 personil dengan jajaran yang mengamankan. Untuk teknis personil gabungan melaksanakan patroli di jalur protokol terutama di ruang publik agar tidak terjadi kerumunan atau kegaduhan-kegaduhan bahkan aktifitas yang membahayakan diri sendiri dan orang lain.

   “Apabila ditemukan titik keramaian akan diimbau untuk pulang atau diurai, sementara untuk daerah-daerah khusus yang menjadi pantauan seperti Dok II, Jembatan Youtefa akan dilihat perkembangan situasinya, karena petugas gabungan akan terus memberikan imbauan,” terangnya.

  AKBP Gustav juga menegaskan, sampai dengan pagi hari pihaknya akan terus mengamankan ibadah di gereja dan mobile hingga pelaksanaan ibadah selesai.

   Sementara itu, untuk memastikan kenyamanan ibadah, sebanyak 205 personel Polresta Jayapura Kota diturunkan untuk melakukan pengamanan ibadah malam tahun baru. Terdapat sekitar 40 gereja yang tersebar di Kota Jayapura mulai dari Distrik Jayapura Utara hingga Distrik Muaratami.

   Dari 205 personel yang diturunkan, dibagi diseluruh gereja dengan menempatkan 9 sampai 10 personil kategori gereja besar sedangkan kategori gereja sedang dan kecil di tempatkan personil sebanyak 5 sampai 6 personil. “Selain menempatkan personel di setiap gereja yang melaksanakan ibadah, terdapat tim patroli disiapkan untuk mengantisipasi ganggun kamtibmas lainnya,” pungkasnya. (fia/tri)

newsportal

Recent Posts

OPD Diingatkan Jangan Kerja Ketika Injury Time

Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…

15 hours ago

Selecao Wajib Waspadai Singa Atlas

Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…

16 hours ago

Gunakan Sebo Buff, Delapan Anggota OPM Cium Merah Putih

Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…

16 hours ago

Disosialisasikan, Rencana Pembangunan Bandar Antariksa Mendapat Dukungan

Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…

17 hours ago

Pendistribusian BBM Diawasi Polisi

Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…

17 hours ago

Belum Ada Razia Lagi, Kendaraan Modifikasi Tangki Kembali Ikut Antrian Pengisian BBM

Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…

18 hours ago