Categories: METROPOLIS

Mahasiswa Minta TNI Jangan Beraktifitas di Kampus Uncen

Mahasiswa Uncen saat mengelar aksi demonstrasi di Gapura Kampus Uncen Perumnas III, Waena, Kamis (1/8) ( FOTO : Noel/Cepos)

Kemenhan Merasa Tidak Penting Aksi Demo Tersebut-

JAYAPURA – Merasa menganggu ketentraman, mahasiswa-mahasiswa di kampus Universitas Cenderawasih (Uncen) gelar demontrasi dan meminta aktifitas militer di lingkungan Kampus segera dihentikan.

“TNI fungsinya jelas bukan datang ke Asrama Putri  dan mengambil alih mahasiswa di tempat ini, untuk itu kami minta rektor segerah bertangung jawab,” kata koordinator aksi demo tersebut, Kiri Keroman saat berorasi di depan gapura, Perumans III, Waena, Kamis (1/8).

Ia menagatakan mahasiswa koorban karena ada keputusan rektor tanpa koordinasi dengan BEM Uncen.

“Kami menolak kehadiran militer di kampus kami. Kami merasa diperalat maka kami minta kegiatan TNI disini harus di keluarkan dari aktifitas TNI,” katanya.

“Pelayanan kesehatan dilakukan militer ini, kami curiga terlalu bermodus untuk kegiatan yang membahayakan generasi Papua, dengan merugikan kami, maka kami tuntut kegiatan yang buat di kampus uncen,  segara dipulangkan dan rektor tidak pernah koordinasi dengan BEM, maka kami palang ini,” katanya.

“Sekarang pendekatan militer dan kesehatan yang terjadi maka mahasiswa jangan ikut pelayanan kesehatan ini, akan membahayakan mahasiswa, pendekatan kesehatan, maka kami minta TNI/Polri harus keluar dari lingkungan kampus,” katanya.

Sementara itu,  Ketua BEM Uncen Feri Kombo mengatakan penolakan itu dikarenakan tidak ada koordinasi terkait kegiatan yang digelar oleh kementrian pertahanan dan tidak ada surat pemberitauan kepada BEM Uncen.

Dikatakan kegiatan juga bertujuan memberikan warning kepada lembaga untuk tidak memberikan izin sewenang- wenang, maka kedepan harus dipertimbangkan.

“Rencana demo hari ini sampai jam 12 siang, setelah pimpinan lembaga ada, kegiatan ini sangat penting tapi harus dibuat ditempat yang  netral atau lapangan terbuka dan undang masyarakat umum tidak di lingkungan kampus saja,” paparnya, 

Dampak dari kegiatan tersebut banyak mahasiswa harus berhamburan di pinggir jalan dan aktifitas perkuliahan tidak berjalan dengan baik.

Menangapi aksi demo mahasiswa Uncen, Dirkes Ditjen Kuathan Kementrian Pertahanan RI Laksamana Pertama TNI dr. Arie Zakaria Sp.OT di tempat kegiatan pelayanan kesehatan gratis pemberian buku dan sembako, Ia mengatakan sebagai agenda Kementrian Pertahanan di Wilayah Perbatasan pihaknya tidak merasa penting dengan aksi tersebut karena yang diutamakan dalam kegiatan ini adalah pelayanan kesehatan dan pemberian sembako kepada masyarakat.

“Kami tidak tangapi soal itu (demo mahasiswa Uncen) kami hanya mengutamakan pelayanan kepada masyarakat, dengan memberikan pelayanan kesehatan gratis dan sembako kepada masyarakat,” katanya tersenyum. (oel/gin).

newsportal

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

3 days ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

3 days ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

3 days ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

3 days ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

3 days ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

3 days ago