“Harapan saya ke depan agar Kota Jayapura lebih maju lagi, sehingga turkam ini bagian dari upaya saya mendekatkan diri dengan masyarakat adat di kampung, saya ingin berkerja sama dengan mereka untuk mendukung pemerintahannya selama 5 tahun ke depan,”bebernya.
ABR berharap masyarakat adat di 10 Kampung adat di Port Numbay agar tidak melakukan palang dan demo. Ia ingin seluruh aktivitas pelayanan publik oleh pemerintah kepada masyarakat di kota itu berjalan baik dan lancar.
Ia pun mengajak masyarakat adat agar terlibat langsung dalam mengawal pemerintahannya saat ini.
“Masyarakat adat di Port Numbay harus kita berikan perhatikan lebih dan itu tugas saya sebagai Wali Kota. Kalau ada masalah silakah lapor kesaya dulu, tidak perlu palang atau demo. Saya pastikan masalah itu kita selesaikan secara baik,”pungkas ABR. (ans/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pemerintah Daerah Kabupaten Lanny Jaya secara resmi memulai pelaksanaan Diklat Prajabatan, Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS…
Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pendidikan setempat mulai membenahi layanan pendidikan khusus menyusul rendahnya indeks…
Massa aksi datang menggunakan dua unit mobil pikap dengan membawa sejumlah atribut, di antaranya…
Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Abepura terus mendorong upaya kemandirian bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)…
Sebanyak 13 calon siswa (casis) yang dikirim melalui Lanud J.A. Dimara Merauke berhasil lolos seleksi…
Ibadah syukur yang berlangsung di Tugu Injil Pesisir Pantai Skouw, Kampung Skouw Yambe, tersebut…