“Harapan saya ke depan agar Kota Jayapura lebih maju lagi, sehingga turkam ini bagian dari upaya saya mendekatkan diri dengan masyarakat adat di kampung, saya ingin berkerja sama dengan mereka untuk mendukung pemerintahannya selama 5 tahun ke depan,”bebernya.
ABR berharap masyarakat adat di 10 Kampung adat di Port Numbay agar tidak melakukan palang dan demo. Ia ingin seluruh aktivitas pelayanan publik oleh pemerintah kepada masyarakat di kota itu berjalan baik dan lancar.
Ia pun mengajak masyarakat adat agar terlibat langsung dalam mengawal pemerintahannya saat ini.
“Masyarakat adat di Port Numbay harus kita berikan perhatikan lebih dan itu tugas saya sebagai Wali Kota. Kalau ada masalah silakah lapor kesaya dulu, tidak perlu palang atau demo. Saya pastikan masalah itu kita selesaikan secara baik,”pungkas ABR. (ans/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, dikonfirmasi menjelaskan, peristiwa bermula ketika seorang pria diduga melakukan…
Pemandangan elok pesisir Pantai Hamadi, Kota Jayapura, kini tertutup oleh fenomena material laut dan limbah…
Ketua Komisi V DPR Papua, Dina L. Rumbiak, mengatakan pihaknya bersama Dinas Pendidikan Provinsi…
Ketua Bapemperda DPR Kota Jayapura, Ismail Bepa Ladopurab, menilai materi sosialisasi Perda RTRW yang…
Ketua Komisi B DPR Kota Jayapura, Yuli Rahman, menyambut baik dibukanya ruang sosialisasi perdana…
Hingga 21 Juli 2026, realisasi penerimaan retribusi sampah rumah tangga di Kota Jayapura baru…