Categories: METROPOLIS

Museum Noken Waena Sepi Pengunjung

JAYAPURA – Museum Noken yang terletak di Expo Waena Kota Jayapura menyimpan sedikitnya 3600 koleksi dari 10 jenis benda budaya mulai dari koleksi sejarah hingga koleksi etnografi Papua. Namun, museum ini sepi dari pengunjung.

  Abner selaku Pengurus Edukasi Museum Noken mengatakan, beberapa tahun yang lalu museum Noken ramai didatangi pengunjung, mulai dari anak SD, SMP, SMA/SMK. Namun saat ini museum yang berdiri sejak tahun 1981 itu hanya dikunjungi mahasiswa yang mencari data untuk tugas kampus.

  Abner mengatakan Museum Noken sejak 15 tahun yang lalu tidak mengalami pengadaan koleksi baru. Padahal museum ini memiliki beragam koleksi meliputi, benda geologika, biologika, etnografika, arkeologika, historika, numinastika, filologika atau naskah, keramologika, seni rupa dan teknologi tradisional. Museum ini hanya mengganti barang museumnya per 3 bulan, seperti koleksi arkeologi di ganti dengan koleksi alat musik.

  Setiap tahunnya museum ini menjalankan perawatan koleksi seperti konservasi,  pameran keliling, pameran khusus dan pameran nasional antar provinsi.  “Tahun lalu kami ada ke Keerom dan ke Sarmi. Koleksi kami ini sudah berputar diluar provinsi itu sudah ada 20 tahun seperti alat musik dan kain tenun. Tahun lalu juga teman-teman baru pulang dari Aceh mengikuti pameran nasional, jelasnya, Kamis (30/6).

  Lanjutnya, ia mengatakan pengunjung dapat mendatangi Museum Noken di hari Senin sampai Jumat jam 8 – 4 sore.

  Sementara itu, pihak Museum Noken berharap pemerintah provinsi Papua bisa datang secara langsung untuk melihat kompleks luar dan dalam museum Noken agar segera diperhatikan. “Dinas kebudayaan atau pemerintah yang datang supaya itu jadi catatan dan jadi program kerja mereka,” pungkasnya. (CR-268)

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

9 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

17 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

18 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

20 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

21 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

22 hours ago