

Kepala Disperindag Kabupaten Mimika, Petrus Pali Ambaa. (Foto: Cenderawasih Pos/Moh. Wahyu Welerubun).
MIMIKA – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika, Petrus Pali Ambaa mengatakan, gerbang masuk Pasar Sentral Timika untuk sementara ditutup.
Petrus menjelaskan, pintu masuk Pasar Sentral Timika ditutup sebagai upaya untuk meramaikan pengunjung pasar sentral terutama di Gedung A1 dan A2 sesuai permintaan pedagang yang kini berjualan di bekas bangunan yang sempat tidak difungsikan itu.
“Tapi kita lihat perkembangannya kedepan karena tidak selamanya itu bertahan. Itu kan sewaktu-waktu bisa (di rubah) kalau ada hal-hal yang kota anggap bahwa tidak efektif lagi,” kata Petrus saat ditemui, Rabu (29/5/2024).
Petrus melanjutkan, apabila di kemudian hari upaya ini berhasil maka akan dipertimbangkan kembali terkait pemberlakuan akses masuk di Pasar Sentral Timika.
Peralihan akses ini telah berlangsung dalam tiga minggu terakhir. Petrus menyebut, pihaknya secara intens melalukan pertemuan bersama para pedagang untuk membahas hal tersebut.
Diberitakan sebelumnya, Gedung A1 dan A2 di Pasar Sentral Timika sudah mulai ditempati pedagang, dari yang berkios, usaha tempat jahit, usaha toko pakaian hingga jenis-jenis usaha lainnya setelah beberapa waktu lalu ditertibkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika.
Beberapa bilik dari gedung tersebut khususnya di gedung A2 sudah terlihat adanya aktivitas. Beberapa pedagang sudah berjualan, ada juga yang masih terlihat sibuk menyiapkan ruang untuk berjualan serta barang dagangan. (mww)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…
Enam gubernur serta 42 bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Tanah Papua berkumpul di…
Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku permintaan penambahan pasukan dari Polda Papua ini bukan tanpa alasan.…
Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan…
Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…