

Kapolda Papua Tengah melihat langsung ketersediaan stok LPG di gudang PT Sinar Murni Papua, SP2. Kamis (21/5) (Foto: Istimewa).
MIMIKA — Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah resmi menerbitkan Surat Perintah (Sprint) Pengawasan guna mengawal rantai pasok Liquefied Petroleum Gas (LPG) atau Elpiji di Kabupaten Mimika dan Nabire. Langkah taktis ini diambil demi melindungi konsumen dari ancaman kelangkaan buatan dan lonjakan harga di tingkat pengecer yang kian membebani kantong masyarakat. Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen menjaga stabilitas pasokan di dua wilayah utama tersebut agar kebutuhan harian warga tidak terganggu.
“Fungsi kami kan mengawasi peredaran itu, jangan sampai ada kegaduhan di masyarakat. Selama ini masih running well-lah, berjalan dengan baik,” ujar Jermias saat menginspeksi gudang distributor PT Sinar Murni Papua di kawasan SP2, Kamis (21/5).
Di sisi lain, masyarakat sempat didera kepanikan akibat isu menipisnya stok di pasaran. Menanggapi hal itu, pemilik PT Sinar Murni Papua, Putri Sultan, meluruskan bahwa pasokan LPG untuk area Mimika sebenarnya berada dalam batas aman karena ditopang oleh tiga distributor. Tersendatnya pasokan beberapa waktu lalu, kata Putri, murni dipicu oleh masalah teknis pengiriman dari pusat yang memicu aksi borong (panic buying) oleh warga.
“Sebenarnya bukan kelangkaan. Kebutuhan masyarakat terpenuhi karena di sini ada 3 distributor. Cuma kemarin terkendala di transportasi dan produksi pusat yang berkurang, sehingga masyarakat panik dan berbondong-bondong membeli,” kata Putri.
Page: 1 2
Menanggapi aspirasi para petani, Menteri Pertanian langsung menghubungi pihak Pertamina untuk mencari solusi atas keterbatasan…
Di kota ini, angkutan umum khususnya angkot atau taksi lokal bukan sekadar sarana mobilisasi, melainkan…
Ketua DPRP Papua Pegunungan Yos Elopere, S,IP, M.KP meminta Wamendagri Ribka Haluk, Gubernur Papua Pegunungan…
Ketua Komisi IV DPR Papua Pegunungan, Terius Wakur meminta Gubernur Papua Pegunungan segera memberikan teguran…
Mediasi mempertemukan Buang Mahuze yang mengaku sebagai pewaris hak ulayat atas tanah tersebut dengan Kepala…
Serah terima tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung penguatan birokrasi di provinsi termuda…