Namun, saat pemerintah sibuk dengan angka-angka investasi, warga Mimika harus berhadapan dengan realita pahit di pasar. Harga kebutuhan pokok melambung hingga 15 persen, tercekik oleh kenaikan ongkos angkut transportasi. Rettob pun memberikan wanti-wanti agar fenomena ekonomi ini tidak ditarik ke ranah politik praktis. Baginya, inflasi ini merupakan efek domino dari ketegangan geopolitik global yang memicu kenaikan harga BBM. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Prestasi tersebut berdasarkan laporan Eye on the Market yang dikeluarkan oleh JP Morgan Asset Management.…
Salah satunya datang dari studi yang dilakukan oleh Universitas Oxford, yang meninjau berbagai metode berhenti…
Terong Belanda merupakan buah unik dengan bentuk lonjong menyerupai telur dan cita rasa asam yang…
Dikutip Kemenko Pangan, Agenda besar ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di…
“Jadi itu kan nilai proyek pembangunan fisik, sebenarnya di angka Rp 1,6 miliar anggarannya. Kenapa…
Dalam pidatonya yang disiarkan melalui kanal YouTube Borobudur Hukum Channel, Megawati menyoroti kondisi penegakan hukum…