

Polisi membongkar tempat istirahat oleh masing-masing kelompok di Jalan Maleo, Jalan Yakob, dan Jalur 1 dalam konflik panjang di Kwamki Narama pada Sabtu (15/11) lalu. Polisi juga mengamankan tiga orang Waemum atau kepala perang guna menghentikan konflik antar dua kelompok. (Foto: Cenderawasih Pos/Moh. Wahyu Welerubun).
MIMIKA – Buntut bentrok dua kelompok warga di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah yang telahh berlangsung selama kurang lebih satu bulan, aparat kepolisian akhirnya mengamankan tiga orang Waemum (Kepala Perang).
Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman saat ditemui wartawan, Senin, 17 November 2025 membenarkan hal tersebut. Kata Kapolres penangkapan ini dilakukan sebagai upaya menghentikan konflik di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama.
Dijelaskan, ketiganya ditangkap dan diperiksa, kemudian membuat pernyataan apabila masih terlibat atau melakukan provokasi, maka akan diproses hukum. Lanjut dikatakan Kapolres, setelah menandatangani pernyataan, ketiga Waemum tersebut dipulangkan.
Kapolres juga menegaskan bahwa apabila mereka masih terlibat dalam perang atau memicu kembali terjadinya perang ataupun bentrok antar dua kelompok warga itu, maka ketiganya akan menjalani proses hukum di luar Mimika. “Jadi proses hukum di luar Mimika, mereka diamankan karena jadi Waemum, serta lainnya karena menghasut,” tegas Kapolres.
Selain itu, pada Sabtu, 15 November 2025 lalu aparat kepolisian Polres Mimika bersama Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Papua Tengah telah melakukan razia besar-besaran di lokasi bentrok.
Dalam razia itu, tim gabungan mengamankan amunisi seperti senjata tajam terdiri dari parang, busur dan anak panah serta menghancurkan tenda-tenda sebagai tempat penyedia konsumsi dan peristirahatan.
Page: 1 2
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua menilai tingginya ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah…
–Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah…
Menurut Yunus, praktik penagihan uang kepada setiap pengunjung yang melintas di kawasan tersebut tidak dapat…
Festival yang berlangsung di halaman Kantor DPR Papua dan Kampus Universitas Cenderawasih itu bukan…
Program jemput bola yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura terus menunjukkan…
Menurutnya, mata rantai penyalahgunaan Solar subsidi harus segera diputus karena dampaknya sudah sangat merugikan…