“Jadi sejak 30 tahun lalu termasuk sebelum Kuala Kencana ini berdiri sudah ada program pengendalian malaria untuk mengamankan pekerja (PTFI) dan keluarganya. Itulah dalam kunjungan tim Kemenkes RI ke Freeport ingin melihat dan mempelajari apa yang dilakukan PTFI sehingga bisa dikatakan penularan di area Kuala Kencana itu sangat rendah dibanding dengan apa yang terjadi di Timika yang kita tahu malarianya sangat tinggi,” jelasnya kepada Cenderawasih Pos.
Wakil Ketua IDI Kabupaten Mimika ini melanjutkan, pola ini juga akan dibawa ke luar wilayah operasional perusahaan untuk diterapkan guna menekan tingginya angka malaria di tengah masyarakat. Hal itu juga yang menjadi harapan PTFI maupun pemerintah.
Seperti diketahui, Kabupaten Mimika merupakan wilayah dengan tingkat kasus malaria tertinggi di Indonesia.
Apabila penanganan malaria dapat dilaksanakan dengan terukur, maka angka malaria di Indonesia pun akan menurun. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Merauke berhasil mengungkap kasus pengeroyokan terhadap seorang pengunjung KFC yang…
Kepala Unit penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Wamena, Fitrajaya Siwu menjelaskan bahwa penghentian operasional…
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendorong dilakukannya investigasi atas kasus tewasnya seorang ibu…
Dari total 7.813 ASN yang tercatat di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua, jumlah pegawai yang mengikuti…
Otoritas gereja Katolik tersebut menyatakan menerima laporan mengenai lonjakan korban jiwa, pengungsian massal, kerusakan fasilitas…
Tim kolaborasi film menyatakan sejak awal seluruh dana tiket sukarela memang diperuntukkan bagi warga yang…