Categories: MIMIKA

Ternyata, Pendulang Tradisional yang Tewas di Mile 48  Karena Dianiaya

MIMIKA – Pendulang bernama BF (41) yang meninggal di mile 48 pada 5 Januari 2025 lalu diduga karena dianiaya, bukan terjatuh saat menyeberang di jembatan.  Kapolsek Kuala Kencana, AKP Stevanus Yimsi mengatakan, keluarga korban sudah membuat Laporan Polisi (LP) mengenai hal ini di Polsek Kuala Kencana.

Kapolsek menerangkan, KF sebagai pelapor mengaku bahwa ia dihubungi oleh seorang berinisial HL bahwa BF menyeberang jembatan gantung dan meninggal dunia karena terjatuh.

Kemudian, KF mendatangi Mile 48 yang berada di area operasional PT Freeport Indonesia untuk mengevakuasi jenazah korban ke rumah duka yang berada di belakang Pengadilan Negeri Timika untuk disemayamkan.

Namun, selanjutnya pada tanggal 10 Januari 2025 sekitar pukul 12.00 WIT, KF menerima informasi dari seseorang yang masih merupakan anggota keluarganya berinisial YW.   Kata dia, meninggalnya BF bukan karena terjatuh dari jembatan gantung, namun diduga dianiaya oleh seseorang berinisial HP.

“Terduga pelaku memang sudah kita amankan Senin kemarin, dia diserahkan oleh keluarganya kepada kita, dan kita masih minta keterangan lebih lanjut, benarkah kejadian seperti itu, sehingga kita pun belum bisa terapkan pelanggaran pasal kepada terduga pelaku,” ujarnya.

AKP Stevanus megatakan, menurut keterangan pelapor berdasarkan informasi yang didapat dari YW, korban meninggal setelah dipukul.

Hal itu terjadi karena pelaku tidak terima korban memukul seorang rekan pelaku yang berinisial D. Kasus ini kemudian diselidiki lanjut oleh Polsek Kuala Kencana.

AKP Stevanus menegaskan bahwa meski belum bisa ditentukan pasal yang akan diterapkan, namun dapat dipastikan pelaku akan dijerat pasal berlapis.  “Yang jelas pasal berlapis karena mereka telah membuat keterangan palsu dihadapan polisi,” ujarnya. (mww/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Jenazah Korban Kecelakaan Maut di Keerom Telah Diambil Keluarga

Polres Keerom sebelumnya sempat mengeluarkan pemberitahuan mengenai dua jenazah tanpa identitas tersebut. Agar pihak keluarga…

36 minutes ago

Bupati Pastikan Pendidikan Tetap Berjalan Pascakebakaran SD di Kaureh

Bupati Yunus Wonda mengatakan dirinya telah memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura untuk mengecek langsung…

2 hours ago

7 Pejabat Eselon II dan III Terima SK Plt

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya kembali memberikan Surat Keputusan (SK) sebagai pelaksana Tugas (Plt) dapat Pejabat eselon …

3 hours ago

Ditutupi Bendera Persipura dan Diusung Mantan Pemain Persipura

Prosesi penyerahan berlangsung khidmat dan penuh haru. Sebagai bentuk penghormatan atas jasa almarhum kepada bangsa…

4 hours ago

KPK Berpeluang Periksa Menteri ATR/BPN Nusron Wahid

Keterangan yang diberikan Dalu akan menjadi bahan pertimbangan penyidik untuk menentukan langkah pemeriksaan berikutnya. Juru…

5 hours ago

Jamwas: Buru-buru, Sudah Malam

Dari video yang beredar terlihat sejumlah wartawan yang menunggu sempat melontarkan pernyataan mengapa yang mengenakan…

6 hours ago