

Bupati Mimika Johannes Retto. (Foto: CENDERAWASIH POS/MOH. WAHYU WELERUBUN).
MIMIKA – Pada Jumat 13 Februari 2026, Gubernur Provinsi Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa mengambil langkah cepat dalam rangka menyelesaikan konflik tapal batas di Kapiraya dengan menggelar rapat secara daring bersama pemerintah dari tiga kabupaten yang berkonflik, yakni Mimika, Deiyai dan Dogiyai.
Bupati Mimika Johannes Rettob, kepada wartawan pada Minggu (15/2) membeberkan hasil rapat tersebut. “Jadi kami di kabupaten, kami minta kepada masyarakat kita tunjuk sendiri batasnya sampai di mana. Kemudian orang Dogiyai juga begitu. Orang Deiyai juga begitu,” jelas Johannes.
Lanjut dikatakan Johannes, setelah dicocokkan di tingkat provinsi, selanjutnya akan di bawa ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk diputuskan.
Bahkan, menurut Johannes dengan kehadiran semua pihak terkait dari masing-masing kabupaten dalam pertemuan tersebut semakin mempertegas isyarat menuju pintu penyelesaian.
Page: 1 2
Terpilihnya Abisai Rollo untuk ketiga kalinya dinilai sebagai bentuk kepercayaan penuh kader atas prestasi, dedikasi,…
Rasulullah SAW menyebutkan bahwa orang yang berpuasa memiliki doa yang dijamin tidak akan ditolak oleh…
Selama satu tahun kepemimpinan sosok pasangan berkharismatik ini, Pemerintah Kabupaten Tolikara mencatatkan capaian signifikan. Melalui…
Setahun lalu, benjolan itu tidak sampai segenggam tangan. Kini, tumor itu sudah membesar hampir sebesar…
Kebijakan ini memicu pro dan kontra di tengah masyarakat. Pemerintah beralasan partisipasi Indonesia dalam Dewan…
Dia menyebut klaim tersebut sebagai bentuk disinformasi yang berpotensi menyesatkan publik. Sony membantah anggapan bahwa…