

Wakil Bupati Mimika sekaligus Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG), Emanuel Kemong, saat meninjau proses pengolahan makanan di salah satu unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Mimika, Rabu (15/4/2026). (Foto: Istimewa)
11 SPPG yang Disuspend Masih Terganjal IPAL
MIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pelaksana MBG, turun langsung memastikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya beroperasi sesuai standar protokol kesehatan dan distribusi yang ketat. Peninjauan lapangan ini menyasar sejumlah sekolah penerima manfaat dan dapur produksi SPPG, pada Rabu (15/4).
“Ini merupakan sampel saja yang kami kunjungi untuk memastikan bahwa SPPG ini sedang melayani dengan sarana dan prasarana sesuai dengan pedoman yang ditetapkan dalam pengelolaan sebuah SPPG,” ujar Emanuel, Kamis (16/4).
Berdasarkan hasil observasi pada unit-unit yang aktif, Emanuel menilai rantai produksi makanan mulai dari dapur hingga ke meja makan siswa telah memenuhi standar operasional prosedur (SOP).
“Dari sampel yang kami lihat, memang benar itu memenuhi standar. Mulai dari penyiapan makanan itu sendiri, mulai dari petugas, cara menyajikannya, tentang kebersihan, dan sampai pada distribusi di sekolah,” katanya menambahkan.
Namun, di balik optimisme tersebut, Satgas masih menghadapi ganjalan teknis pada 11 unit SPPG yang saat ini statusnya dibekukan sementara (suspend). Masalah utama yang ditemukan adalah buruknya sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), yang jika dibiarkan dapat memicu pencemaran lingkungan serta risiko kesehatan jangka panjang.
“11 yang suspend ini, ini kan hanya menyangkut IPAL, IPAL ini harus dipastikan bahwa itu aman. Aman dalam arti pengelolaan di sekitar lingkungan SPPG, kalau kurang baik itu akan berdampak kepada tetangga, tapi juga kepada kesehatan kalau itu tidak dilakukan,” jelas Emanuel tegas.
Page: 1 2
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…