“Saya sebagai orang tua sangat kecewa, karena anak saya sekolah di sini, tapi rasis telah terjadi di sini, ada teman kelasnya panggil dia dengan panggilan rasis, tidak hanya sekali tapi tiga kali,” ucapnya kesal.
Pdt. Nining Lebang, merespon positif aksi demo yang terjadi. Menurutnya, demo ini sebagai sebuah koreksi, dan evaluasi untuk bisa lebih baik kedepan. “Nanti ini kan semua ada prosesnya seperti tadi ada kepala suku, DPR, nanti kita sama-sama akan lihat–semua sudah berjalan sesuai prosedur yang ada,” tuturnya.
Sementara itu, menyikapi kejadian ini Kepala Disdik Mimika Jenny Usmani menegaskan pihaknya akan melakukan rapat dengan yayasan dan guru di sekolah Kalam Kudus. Kata Jenny, rapat evaluasi dilakukan guna meninjau kembali apa saja yang menjadi pokok permasalahan di sekolah tersebut.(mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Plt Kepala Bidang Perdagangan Yosep Tatogo, S.Sos menyatakan terkait dengan layanan pengaduan konsumen untuk pengaduan…
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika meminta masyarakat pesisir dan para nelayan untuk meningkatkan…
Kondisi fasilitas publik itu saat ini sangat memprihatinkan. Bangunannya tampak kosong, kotor, dan tidak terawat…
Tim Kolaborasi Pesta Babi menegaskan, Mama Yasinta merupakan sosok yang telah lama memperjuangkan hak-hak masyarakat…
PT Freeport Indonesia (PTFI) melepaskan (restocking) 10.000 bibit ikan baramundi dan 1.000 kepiting bakau di…
Dengan lantang, para pemuda ini meneriakkan slogan “Tolak PSN, Papua Bukan Tanah Kosong”. Seruan tersebut…