Ia juga menegaskan, pengawasan tidak hanya fokus di Kabupaten Mimika, tetapi juga mencakup delapan kabupaten lain di wilayah kerja mereka, yaitu Puncak Jaya, Dogiyai, Deiyai, Paniai, Intan Jaya, Puncak, Lanny Jaya, dan Nduga.
“Pengawasan tetap kita tidak bisa bekerja sendiri. Kita di sini memiliki Timpora yang terdapat di dalamnya komunitas intelijen dari 3 matra plus Polri, yaitu darat, laut udara dan kepolisian,” tutur Fajar.
Fajar mengaku, ia rutin melakukan pengawasan di perhotelan, homestay, bandara, pelabuhan, hingga wilayah pesisir Mimika. Namun, meski begitu—di tahun 2025 ini belum ada WNA yang di deportasi. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Christian menyinggung masih terjadinya gangguan keamanan yang berdampak pada fasilitas transportasi di sejumlah wilayah…
Barto mengatakan, penyampaian aspirasi merupakan bagian dari hak masyarakat. Namun, khusus bagi pelajar, menurutnya…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Keerom menggelar kegiatan pasar murah bertajuk Gerakan Pangan Murah. Program ini dilaksanakan…
Pemerintah Kabupaten Keerom menerima hibah enam unit perangkat internet satelit Starlink beserta peralatan pendukungnya dari…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menegaskan pembangunan sektor transportasi menjadi salah satu bagian penting dalam…
Gubernur Papua dalam sambutan yang dibacakan Pj Sekda Papua Christian Sohilait mengatakan, pemberian TPP…