

Seorang Pedagang Pasar Sentral Timika sedang menata barang dagangannya Senin (13/1) kemarin. (foto:Cenderawasih Pos/Moh. Wahyu Welerubun)
MIMIKA – Harga sejumlah komoditas di Pasar Sentral Timika terpantau mengalami penurunan harga sejak hari pertama di bulan Januari 2024.
Pantauan Cenderawasih Pos di Pasar Sentral Timika, Senin (13/1/2025), beberapa harga seperti cabe rawit, bawang merah dan putih.
Pedagang Pasar Sentral Timika, Ali menyebutka, selama awal tahun ini harga barang mengalami penurunan. Hal ini kata dia baru pertama kali terjadi di awal tahun di Mimika.
“Awal tahun ini memang barang-barang turun semua. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.,” ungkap Ali saat ditemui di lapak miliknya.
“Biasanya kan di awal tahun itu harga barang masih mahal to karena efek akhir tahun. Tapi tahun ini turun semua,” tambahnya.
Ali menyebut, harga cabe rawit yang sebelumnbya bisa mencapai Rp90 ribu hingga Rp100 ribu kini turun menjadi Rp75 ribu per kilogram.
Selain Cabe Rawit yang anjlok, kata Ali bawang merah dan bawang putih juga turun harga. Biasanya, harga bawang merah mencapai Rp70 hingga Rp80 ribu per kilogram, sedangkan bawang putih Rp 60 hingga Rp 65 ribu per kilogram. Namun, kini bawang merah turun menjadi Rp 65 ribu per kilogram, sedangkan bawang putih Rp 50 ribu per kilogram.
Hal tersebut juga disampaikan sejumlah pedagang lain, Aisyah. Kata dia, belum diketahui penyebab terjadinya penurunan harga ini.
Bahkan, kata Aisyah sampai saat ini belum ada kiriman dari luar Mimika untuk mengisi kekosongan stok di Timika dan masih mengandalkan pasokan dari petani lokal.
“Kita jualan ini masih ambil dari petani lokal. Kayak cabe, sayur dan lain-lain ini. Tapi sudah seminggu ini harga-harga barang turun,” ungkapnya.
Kendati demikian, meski mengalami penurunan, harga beberapa jenis komoditas lainnya masih terpatau normal di Pasar Sentral Timika.
Seperti wortel diecer 1 kilogram seharga Rp 25 ribu, kentang Rp35 ribu per kilogram, sayur kol Rp25 ribu per kilogram, kangkung, bayam, sawi kompetitornya Rp5000 per ikat. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…
Merespon terkait dengan kasus tersebut, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…
BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika mengimbau warga Kabupaten Mimika untuk mewaspadai cuaca ekstrem akibat…
Asap yang disinyalir dari kebakaran hutan dan lahan ini justru muncul dari arah negara tetangga…
Penempatan personel tersebut dilakukan menyusul persoalan pemalangan Kantor Dinas Kesehatan yang sebelumnya membuat aktivitas pegawai…
Di tengah tuntutan pemenuhan hidup, Komunitas Laskar Di Rantau (LDR) telah membuktikan bahwa keterbatasan dan…