Komitmen ini juga menyentuh akar rumput. Dengan lebih dari 30.000 pekerja—di mana 40% di antaranya adalah putra daerah Papua—PTFI memastikan investasi sosial sebesar US$100 juta atau sekitar Rp1,5 triliun per tahun akan terus mengalir hingga kontrak tambang berakhir.
“Visi kami adalah mewujudkan produksi yang aman, terjaga, dan berkelanjutan (safe, secured, and sustainable production), sehingga keberadaan kami tetap memberikan manfaat maksimal bagi bangsa dan masyarakat lokal hingga dekade mendatang,” tegas Tony. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Insiden ini terjadi saat korban dalam perjalanan pulang menuju kediamannya di tengah guyuran hujan deras.…
Bupati menjelaskan, jumlah tersebut terdiri dari 23 SMA dengan jumlah peserta ujian 2.988 orang dan…
‘’Kita sudah menyurat ke Kementrian PAN RB untuk adanya formasi khusus guru di Kabupaten Merauke,’’…
Sengketa lahan SD Negeri Dunlop Sentani kembali memanas. Pemilik hak ulayat menuntut Pemerintah Kabupaten Jayapura…
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DP2KP) Kabupaten Jayapura, Fredy Wally, mengungkapkan bahwa persoalan…
Aksi kekerasan menimpa seorang pemilik kios berinisial YSE (35) di Jalan Poros SP 5, Distrik…