Categories: MIMIKA

Kosmetik Ilegal Masih Banyak Ditemukan di Papua Tengah

Menurut Rudolf, sebelumnya ada sejumlah produk yang memiliki izin edar. Akan tetapi produk kosmetik tersebut ternyata mengandung bahan berbahaya. Rudolf pun mengimbau kepada masyarakat agar lebih cermat dan berhati-hati menggunakan kosmetik dengan memastikan izin edar resmi dari BPOM.

“Kosmetik sekecil apapun pasti menulis nomor izin edarnya.Tetapi, kalau kemasannya polos hanya mencantumkan merek, itu pasti palsu, harus hati-hati,” pungkasnya. (mww/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Umat Buddha Siap Sambut WaisakUmat Buddha Siap Sambut Waisak

Umat Buddha Siap Sambut Waisak

Menjelang perayaan Hari Raya Trisuci Waisak, umat Buddha di Kota Jayapura mulai sibuk bersiap. Vihara…

4 hours ago

BPBD Papua Distribusikan Bantuan Logistik ke Kabupaten Mamberamo Raya

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua mendistribusikan bantuan logistik ke Kabupaten Mamberamo Raya mengantisipasi…

5 hours ago

Keterbatasan Kontainer Sampah, DLHK Kesulitan Angkut Jalankan Tugas

Menurutnya, hingga saat ini masih banyak kompleks perumahan warga yang belum memiliki bak atau kontainer…

5 hours ago

Gaji Hakim Naik 300 Persen, Akademisi: Gaji Selangit Tak Jamin Bersih

Dalam pandangannya, kenaikan drastis ini melahirkan pertanyaan mendasar di benak publik: "Gaji hakim naik, rakyat…

6 hours ago

Disuntik Dana Rp90 Juta, KDMP Koya Tengah Diharap Jadi Sumber PAKam

Kepala Kampung Koya Tengah, Yunike Rollo, menegaskan bahwa pemerintah kampung tidak hanya memberikan dukungan secara…

6 hours ago

Masih Ada Penjarahan dan Pencurian, Polisi Diminta Tingkatkan Patroli

Banyaknya oknum yang memanfaatkan situasi konflik untuk melakukan penjarahan dan pencurian di rumah para korban…

7 hours ago