

Valentinus Sudarjanto Sumito. (foto: Moh. Wahyu Welerubun/Cenderawasih Pos)
MIMIKA – Penjabat (Pj) Bupati Mimika, Valentinus Sudarjanto Sumito mengatakan, dalam waktu dekat persoalan tentang SK guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K) akan segera diselesaikan.
Sebelumnya, sejumlah guru P3K mendatangi kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika pada Selasa Selasa, 29 Oktober 2024, puluhan guru PPPK mendatangi kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika untuk bertemu dengan Valentinus mempertanyakan proses penyelesaian SK mereka yang tak jua bertemu titik terang.
“Terkait dengan P3K sedang kami kroscek keseluruhan kebetulan kepala dinas masih ada tugas keluar, kita tunggu nanti kemudian kita akan bereskan semuanya,” kata Valentinus, Sabtu (2/11) kemarin.
Berkaitan dengan penyelesaian persoalan SK P3K, ia akan melakukan pertemuan secara tertutup bersama jajaran Dinas Pendidikan untuk membahas hal tersebut.
“Saya harus duduk interen dengan dinas pendidikan karena itu harus segera ada jawabannya. Karena ada guru dari Swasta yang sudah daftar P3K itu sudah tidak dipakai lagi di sekolah swasta karena dipikir sudah pindah ke negeri, itu kan nasibnya tergantung,” tutupnya. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…
Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…
Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…