

Sejumlah pengunjung ketika menikmati suasana sore hari ini di Taman Pholeuw Park, Minggu (20/12). ( FOTO: Robert Mboik Cepos)
SENTANI- Setelah sempat ditutup akibat pandemi Covid-19, wisata Taman Pholeuw Park yang diresmikan pada Agustus 2020 lalu, kembali dibuka untuk umum.
Kepala Dinas Pertanahan, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DP2KP) Kabupaten Jayapura, Terry Ayomi menyampaikan, setelah Taman Pholeuw Park dibuka kembali, maka akan dikelola secara semi profesioanal.
“Kita kelola dengan manajemen yang lain,” kata Terry Ayomi di Taman Pholeuw Park, yang berada di Kawasan Telaga Maya, Kampung Asei Kecil, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Minggu (20/12).
Lebih lanjut Terry Ayomi menyampaikan, kepercayaan yang diberikan oleh Bupati Jayapura bersama tiga kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yakni Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan, Ir. H. Sambodo Samiyana, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Parson Horota.
“Kita bertiga sudah bagi tugas, saya khusus di bagian infrastruktur, bagian marketing dan pelaksanaan taman di dalam oleh Pak Sambodo Samiyana dan Pak Parson Horota,”ujarnya.
Dia menyebutkan, Taman Pholeuw Park ini sempat ditutup kurang lebih 1 bulan. Hal itu disebabkan adanya pandemi Covid-19 yang mewabah di Kabupaten Jayapura, sehingga larangan berkerumun yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura turut berimbas dengan ditutupnya sementara ruang terbuka tersebut. Kondisi tersebut juga dimanfaatkan pihaknya untuk melakukan perbaikan dan pembenahan pada beberapa bagian yang mengalami kerusakan.
“Karena memang kita ada perbaikan-perbaikan di dalamnya, termasuk tulisan taman kita sudah perbaiki, terus kita ada tambah fasilitas MCK permanen dan juga pos jaga,” imbuhnya.
Sementara untuk pengunjung yang hendak masuk ke taman Pholeuw Park tidak dipungut biaya alias gratis, namun hanya ditarik retribusi parkiran. Tetapi, pihak pengelola jelas, Terry Ayomi menyediakan berbagai fasilitas seperti cafe di dalam taman tersebut untuk menambah kenyamanan pengunjung saat akan bersantai di taman.
“Kalau keamanan kita ada pakai tiga orang security dari perusahaan penyedia jasa keamanan, kalau untuk karyawan kita di sini 11 orang, terdiri dari tukang parkir 4 orang, petugas Sound Sistem di taman 1 orang dan security tiga orang serta plus keamanan dari pihak kampung juga kita libatkan,” ungkapnya.(roy/tho)
Di tengah pilihan pekerjaan yang kerap dikaitkan dengan gelar sarjana, Rio justru mengambil jalan…
Direktur Reserse Narkoba Polda Papua, Kombes Pol. Alfian, mengatakan operasi ini merupakan bagian dari…
Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua menyatakan komitmen penuh untuk membantu percepatan penanganan banjir di Kota…
Wakil Walikota Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM, mengaku hingga saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot)…
Fenomena udara yang menyelimuti kawasan Kota dan Kabupaten Jayapura belakangan ini dipastikan murni merupakan fenomena…
PGRI menegaskan bahwa siswa yang kurang berupaya belajar, sering absen tanpa alasan jelas, serta belum…