

Salah satu penumpang pesawat saat melakukan cek inn secara mandiri di fasilitas yang disediakam di bandara Sentani, Kamis (21/4). (FOTO: Dok Angkasapura 1)
SENTANI-Salah satu proses paling penting sebelum menaiki pesawat adalah proses check-in. Biasanya, penumpang memerlukan waktu untuk mengantri cukup lama dalam proses check-in di bandara.
Namun, saat ini para penumpang yang hanya membawa bagasi kabin di Bandara Sentani tidak perlu lagi mengantri untuk check in konvensional. Penumpang dapat menggunakan fasilitas baru yang telah disediakan PT Angkasa Pura I Bandara Sentani yakni mesin check-in pesawat mandiri atau self check-in kiosk. Diharapkan mesin check-in mandiri ini tersedia khususnya untuk mengurai antrian di konter check-in konvensional.
Fasilitas modern tersebut adalah self check in mandiri yang telah terpasang sebanyak 3 unit self check in mandiri di area pintu masuk keberangkatan Bandara Sentani. Layanan self check in mandiri ini telah dipasang dan saat ini melayani penumpang rute domestik maskapai Batik Air, Sriwijaya, Lion Group dan Citilink.
Humas Bandara Sentani Surya Eka mengatakan, self check-in kiosk ini merupakan salah satu upaya PT Angkasa Pura I Bandara Sentani untuk meningkatkan pelayanan kepada para penumpang.
“Kami optimistis fasilitas baru ini akan mengurangi antrian di check-in konvensional yang juga akan berdampak kepada semakin mudah dan cepatnya proses keberangkatan bagi penumpang, sehingga dapat berdampak juga pada on time performance bandara maupun maskapai,” ujar Surya.(roy/ary)
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…