

SENTANI-Upaya Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Jayapura melalui tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Jayapura untuk membatasi dan mencegah merebaknya penyebaran Covid-19 terus dilakukan.
Hal ini terlihat dari upaya yang dilakukan seperti penyemprotan cairan desinfektan di wilayah yang dianggap rentan penyebaran Covid-19 ini.
Juru bicara percepatan penanganan Covid 19 Kabupaten Jayapura, Khairul Lie mengatakan, penyemprotan cairan desinfektan ini dilakukan rutin khususnya di tempat-tempat yang sudah masuk dalam kategori daerah zona merah.
” Penyemprotan kita tetap lakukan secara rutin dan dilakukan pada tempat-tempat yang sudah mempunyai pasien positif Covid-19,” ungkap Khairul Lie saat dihubungi Cenderawasih Pos, Selasa (21/4).
Dia mengatakan, di Kabupaten Jayapura khususnya di wilayah kota ada beberapa tempat yang rutin dilakukan penyemprotan desinfektan seperti di daerah Pasar Lama, Kemiri dan beberapa tempat lainnya. Untuk daerah Pasar Lama ini jadwal penyemprotannya 2 hari sekali dan itu rutin dilakukan oleh petugas.
“Fokus kita untuk di Pasar Lama, di Jalan Mambruk dan beberapa titik lainnya di daerah itu,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, daerah Pasar Lama Sentani sudah masuk daerah zona merah karena adanya penyebaran Covid-19. Di wilayah itu tercatat ada sekitar 11 orang yang sudah dinyatakan positif Covid-19 dan saat ini mereka sedang dirawat di ruang isolasi RSUD Yowari.(roy).
Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…
IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…
Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…
Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…
Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…
Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…