Categories: SENTANI

Cegah Banjir, Warga Tanaman Pohon di Bantaran Sungai

Salah satu bantaran sungai yang  ditanami pohon oleh masyarakat di Distrik Sentani Barat, pekan kemarin.( FOTO : Oktovianus for Cepos)

SENTANI- Kepala Distrik Sentani Barat, Oktovianus Sabrandi mengatakan, bencana alam yang terjadi di Kabupaten Jayapura khususnya di Distrik Sentani Barat Maret lalu telah  menggugah kesadaran masyarakat setempat  untuk menanam pohon penghijauan di sekitar bantaran sungai yang mengalir di wilayah itu.

“Bencana itu telah menyadarkan masyarakat kami untuk menanam pohon penghijauan di sekitar daerah bantaran sungai,”  kata Oktovianus Sabrandi kepada wartawan di Sentani, minggu pekan kemarin.

Dia mengatakan,  ada dua sungai besar yang telah membawa petaka  bagi masyarakat di Distrik Sentani Barat pada saat bencana itu. Yaitu  Sungai Deyi  yang bermuara langsung di Danau Sentani dan Sungai  Dansari yang langsung bermuara di Lautan Pasifik. Dia mengatakan, sangat penting daerah di sekitar bantaran sungai ditanami pohon penghijauan.  Itu bertujuan untuk meresap air hujan di saat musim penghujan sehingga debit air yang muncul tidak terlalu besar. 

“Ini kesadaran masyarakat sendiri dan mereka secara bersama-sama melakukan penanaman pohon penghijauan di sekitar bantaran sungai,” ungkapnya.

Dia mengatakan, kegiatan itu juga dilaksanakan dalam rangka perayaan Paskah tahun ini, sehingga 5 kampung yang ada di distrik itu bersama-sama mengutus perwakilannya melakukan penanaman pohon di sekitar dua sungai itu.

” Dua sungai ini membawa banyak material saat banjir bahkan airnya meluap sampai ke pemukiman masyarakat,” tandasnya.(roy/tho)

newsportal

Recent Posts

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

10 minutes ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

1 hour ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

2 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

3 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

4 hours ago

Gara-gara Tanah Dulang, Seorang Pria Tewas Dikeroyok 

   Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…

5 hours ago