

SENTANI- Kepala Distrik Sentani Barat, Oktovianus Sabrandi mengatakan, bencana alam yang terjadi di Kabupaten Jayapura khususnya di Distrik Sentani Barat Maret lalu telah menggugah kesadaran masyarakat setempat untuk menanam pohon penghijauan di sekitar bantaran sungai yang mengalir di wilayah itu.
“Bencana itu telah menyadarkan masyarakat kami untuk menanam pohon penghijauan di sekitar daerah bantaran sungai,” kata Oktovianus Sabrandi kepada wartawan di Sentani, minggu pekan kemarin.
Dia mengatakan, ada dua sungai besar yang telah membawa petaka bagi masyarakat di Distrik Sentani Barat pada saat bencana itu. Yaitu Sungai Deyi yang bermuara langsung di Danau Sentani dan Sungai Dansari yang langsung bermuara di Lautan Pasifik. Dia mengatakan, sangat penting daerah di sekitar bantaran sungai ditanami pohon penghijauan. Itu bertujuan untuk meresap air hujan di saat musim penghujan sehingga debit air yang muncul tidak terlalu besar.
“Ini kesadaran masyarakat sendiri dan mereka secara bersama-sama melakukan penanaman pohon penghijauan di sekitar bantaran sungai,” ungkapnya.
Dia mengatakan, kegiatan itu juga dilaksanakan dalam rangka perayaan Paskah tahun ini, sehingga 5 kampung yang ada di distrik itu bersama-sama mengutus perwakilannya melakukan penanaman pohon di sekitar dua sungai itu.
” Dua sungai ini membawa banyak material saat banjir bahkan airnya meluap sampai ke pemukiman masyarakat,” tandasnya.(roy/tho)
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…