

Sejumlah penari yang ditempatkan di tempat pendaftaran registrasi tamu kongres masyarakat nusantara bersiap untuk menerima tamu, Kamis (20/10). (FOTO: Robert Mboik Cepos)
SENTANI-Ribuan penari dari berbagai wilayah adat di Kabupaten Jayapura dan nusantara akan meramaikan kirab budaya yang akan berlangsung di Kabupaten Jayapura pada 24 Oktober mendatang, bersamaan dengan kegiatan pembukaan Kongres Aliansi masyarakat Adat Nusantara (KMAN) ke VI di Tanah Tabi.
“Pada dasarnya penari sudah siap. Ada kurang lebih 30 kelompok atau sekitar 1.000 penari dari berbagai wilayah di Kabupaten Jayapura dan juga penari dari seluruh nusantara,”kata Elisa Yarusabra, kepada sejumlah wartawan di Sentani, Kamis (20/10).
Di tingkat panitia lokal, pihaknya juga telah melakukan rapat pengecekan terakhir dengan melibatkan sejumlah ondoafi, kepala kampung dan kepala distrik se-Kabupaten Jayapura terkait kesiapan tarian yang akan ditampilkan saat pembukaan KMAN ke-6 yang dipadukan dengan tema besar hari ulang tahun kebangkitan masyarakat adat Kabupaten Jayapura yang ke-9 tahun.
” Keterlibatan tari-tarian ini akan dibuat dalam bentuk kirab dari depan Lapangan Theys menuju tempat pembukaan kegiatan KMAN di stadion SBY,” jelasnya.
Khusus untuk masyarakat adat yang berasal dari sejumlah wilayah di Kabupaten Jayapura juga akan terlibat penuh dan mereka akan membawa makanan khas atau kuliner dari masing-masing wilayah di Kabupaten Jayapura, untuk dinikmati bersama-sama pada kegiatan kongres berlangsung.
Untuk diketahui kirab budaya akan dimulai dari Lapangan Theys menuju Stadion Barnabas Youwe, Hawai Sentani, Senin (24/10). Setiap kontingen akan diantar dengan tari-tarian dari 9 wilayah adat di Kabupaten Jayapura.(roy/ary)
Di tengah usia yang semakin senja, pertemuan itu berlangsung sederhana. Para veteran saling menyapa,…
Menurut Axel, berdasarkan informasi yang diperoleh dalam kegiatan Rakernis bersama Densus 88 AT Polri, terdapat…
Setelah hampir empat bulan terhenti akibat pemalangan sekolah, aktivitas belajar mengajar di SD Inpres Kampung…
Ketua Fraksi Kelompok Khusus (Poksus) DPR Papua, Willem Zaman Bonai, menegaskan bahwa masyarakat adat…
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura…
Sebelas SPPG yang disuspend karena persoalan IPAL berada di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten…