

Ketua Yayasan Papua Muda Inspirasi, Dr. Rini Modouw, bersama Tokoh Pemuda yang sekaligus sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Pemuda Adat Papua , Jan Cristian Arebo S.H M.H, dan Tokoh Pemuda sekaligus Pemuda Adat selaku pemilik hak ulayat, Max Abner Ohee, ketika mengangkat ikan mujair dari kolam ikan di Danau Sentani batas Kota Jayapura, Sabtu (17/10) lalu. (FOTO: Yewen/Cepos)
JAYAPURA- Papua Muda Inspiratif (PMI) merupakan perusahaan venture capital yang mendorong percepatan pembangunan kesejahteraan di Papua , dengan cara mendorong munculnya entrepreneur muda Papua dan Papua Barat. Salah satunya memberikan dukungan terhadap pengembangan budaya ikan air tawar di di Danau Sentani, tepatnya di Batas Kota Jayapura, Sabtu (17/10).
PMI telah melakukan serangkaian kegiatan produktif di Papua dan Papua Barat, mulai dari penyelenggaraan pelatihan kewirausahaan bekerjasama dengan Kementerian UMKM yang diikuti oleh para pengusaha muda dan calon calon pengusaha muda, berperan aktif membantu masyarakat untuk Bersama sama mencegah penyebaran covid 19 dengan mendistribusikan masker, APD dan sejenisnya kepada rumah sakit, fasilitas Kesehatan dan masyarakat luas, juga aktif melakukan pendampingan teknis unit-unit usaha.
“Visi adalah Bersatu, Bersinergi, Berkarya Bagi Tanah Papua . Misi PMI adalah untuk menciptakan wirausaha-wirausaha baru orang asli Papua (Papua ) di Papua dan Papua Barat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Ketua Yayasan Papua Muda Inspirasi, Dr. Rini Modouw
Modouw mengajak dan mengimbau kepada semua pemuda/pemudi Papua bahwa sumber daya alam kita kaya dan melimpah kenapa kita tdk bisa berpikir uuntuk bagaimana mengelolanya, jangan kita berharap pada PNS saja tetapi kita juga bisa berkembang di bidang lain khususnya wirausaha yg bisa menghasilkan pundi2 rupiah ditengah pandemi covid 19
Senada dengan itu, Tokoh Pemuda yang sekaligus sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Pemuda Adat Papua , Jan Cristian Arebo SH MH melalui PT Vieyan telah dipercaya oleh PMI untuk mengelola dan mengembangkan unit usaha karamba apung ini. Kegiatan ini merupakan langkah awal yang menandai kebangkitan anak-anak muda Papua untuk meraih masa depannya melalui berbagai macam usaha sesuai dengan minat dan potensi yang dimilikinya.
PMI akan terus menginisiasi, menginspirasi mendorong dan mendampingi putra putri Papua untuk bangkit dan bergerak meraih cita cita dan masa depannya. Kesejahteraan masyarakat Papua adalah dambaan PMI dan seluruh warga masyarakat Papua dan Papua Barat.
Christian Arebo mengatakan, pada tahap awal ini karamba apung dibangun sebanyak 20 petak dengan kapasitas per petak 1000 ekor ikan sehingga total ikan yang dapat dikembangkan sebanyak 20.000 ekor.
Diharapkan pada hari Natal dan Tahun Baru 2020 nanti, sebagian besar ikan sudah dapat dipanen dan dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Papua dalam menyambut Natal dan Tahun Baru. (bet/wen)
Kejaksaan Negeri Mimika menyita uang tunai sebesar Rp300 juta dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek…
Yotam juga mengaku mengetahui pemerintah telah memiliki sertifikat atas lahan itu melalui informasi yang diperoleh…
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, mengatakan saat ini Kabupaten Jayapura…
Ketua Himpunan Peternak Ayam Ras (HIPAR) Merauke Thomas Kimko, mengapresiasi berbagai program bantuan peternakan ayam…
- Bupati Keerom, Piter Gusbager memastikan bahwa branda Kabupaten Keerom atau kawasan Kampung Yowong, Distrik…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan, melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Markus Axel Panggabean, …