Categories: SENTANI

Tingkatkan Sinergi dengan Kampung, Hidupkan RM Papeda

Pertemuan antara tujuh kepala kampung dan tiga kelurahan di wilayah hukum Polsek Sentani Kota di Kantor Distrik Sentani Kota, Jumat (17/4). ( FOTO: Robert Mboik Cepos)

SENTANI- Kapolsek Sentani Kota, AKP Lintong Simanjuntak, SH, MH, menggelar rapat koordinasi antara tujuh kepala kampung dan tiga kelurahan di wilayah hukum Polsek  Sentani Kota dalam rangka mencegah dan membatasi penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Polsek Sentani Kota.

“Kami mengoptimalkan program RM Papeda, dengan melibatkan kepala kampung, kami akan meningkatkan komunikasi melalui radio (HT) terkait kejadian wabah ini di tingkat kampung dan juga situasi Kamtibmas,” kata Lintong Simanjuntak saat dihubungi wartawan usai rapat itu berlangsung, Jumat (17/4).

Dia mengatakan, saat ini masyarakat sangat membutuhkan penyampaian informasi yang akurat dan jelas terkait keadaan dan situasi di sekitar wilayahnya, khususnya terkait dengan informasi penyebaran Covid-19 ini.  Sehingga, salah satu cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat atau warga yang ada di masing-masing kampung, termasuk mengenai kondisi di sekitar tempat tinggalnya, bisa dikomunikasikan melalui radio oleh masing-masing kepala kampung dan lurah.

“Misalnya di wilayah Pasar Lama ada yang positif Covid-19, atau diberlakukan pembatasan berskala kecil, bisa disampaikan melalui radio, sehingga  kepala Kampung Sere atau yang lainnya  bisa dengar dan itu disampaikan ke warganya supaya tidak mendatangi tempat itu,”ujarnya.

Dia mengakui, program ini tidak bisa berjalan tanpa ada dukungan dari semua pihak, termasuk masyarakat dan juga kepala kampung atau masing-masing lurah yang ada di wilayah Polsek Kota Sentani.

“Saya melihat mereka semua mendukung, kita harus tetap bekerjasama walaupun tidak harus berinteraksi fisik secara langsung,”tandasnya. Dia juga meminta, agar seluruh warga yang ada di wilayah Polsek Sentani Kota secara umum di Kabupaten Jayapura bisa menindaklanjuti arahan dari pemerintah dan pihak keamanan terkait dengan upaya pencegahan dan pembatasan kasus ini.

“Kami berharap maayarakat juga harus peduli, karena petugas yang menjalankan tugas di lapangan setiap saat itu rela meninggalkan keluarga hanya untuk memastikan warganya agar tetap aman selama wabah ini ada,” pungkasnya.(roy/tho)

newsportal

Recent Posts

Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Bawah Dermaga Poumako

Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…

10 hours ago

Sebagian Dokter Spesialis RSUD Merauke Pilih Mogok

Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…

12 hours ago

Hari Ketiga Pencarian Korban Jembatan Putus Belum Membuahkan Hasil

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…

13 hours ago

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua Kunjungi Kab. Yalimo

Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …

14 hours ago

PK-HAM Papua Minta Negara Harus Hadir Untuk Cegah Konflik dan Perlindungan Warga Sipil

Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…

15 hours ago

Bentuk Program Ketahanan Pangan Berbasis Lokal Wabub Jayawijaya Panen Ikan Di Silokarno Doga

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…

16 hours ago