

SENTANI-Sesosok mayat laki-laki yang diketahui bernama Yanti Kogoya (17) ditemukan dalam kondisi luka tikam di bagian perut, lengan kiri, dan betis kiri di Jalan Raya Makendang, Distrik Sentani Kabupaten Jayapura, Senin (11/2) kemarin.
Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon melalui Kapolsek Sentani Kota, Kompol Hakim Sode saat dikonfirmasi membenarkan penemuan mayat laki-laki di Kompleks Kolam Kangkung, RT 02, RW 02, Jalan Makendang Sentani dalam kondisi luka di bagian badan akibat terkena benda tajam.
“Jenazah korban ditemukan dalam kondisi luka tikam di sekujur tubuhnya,”ungkapnya saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya, Selasa (12/2).
Menurut Sode, pihaknya telah mendapatkan keterangan dari saksi bernama Uli Mabel (16) bahwa sekitar pukul 16.00 WIT, dirinya bangun dan ke belakang rumahnya dengan maksud buang air, namun sesampainya di belakang rumah, saksi melihat korban dalam keadaan tergeletak dengan posisi tengkurap dan diketahui sudah tidak bernyawa.
“Melihat hal ini, saksi kemudian melaporkan kejadian ini ke anggota polisi piket Pos Pasar Lama dan seterusnya ditindaklanjuti untuk dilakukan olah TKP dan membawa korban menggunakan mobil jenazah ke RS Bhayangkara,” jelasnya.
Dia menyatakan, dari hasil olah TKP yang dilakukan oleh unit Inafis Satuan Reskrim Polres Jayapura ditemukan sejumlah luka di bagian tumbuh yang merupakan bekas sabetan benda tajam.
“Kami temukan bekas luka sabetan benda tajam pada bagian lengan, betis, dan luka tikam pada bagian perut. Kami duga korban dibunuh dan lebih jelasnya kami masih menunggu hasil visum dari RS. Bhayangkara,”ujarnya. (bet/tho)
Kepala Dinas Kominfo Papua, Jeri Agus Yudianto menilai, perubahan pola konsumsi informasi masyarakat membuat…
Kapolres Boven Digoel Kompol Dian Novita Pitherzs melalui Kasi Humas Aipda Ikhsan mengatakan, berdasarkan keterangan…
Penarikan tenaga medis tersebut dipicu insiden kontak tembak antara aparat keamanan dan kelompok bersenjata pada…
Kepala BMKG Merauke, Wahyu Hidayat mengungkapkan berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9 pada Kamis (10/9) pukul…
Guna mencegah eskalasi konflik di tingkat tapak, Alredo menegaskan bahwa aksi penyanderaan dan pembunuhan tersebut…
Kuasa Hukum PT Putra Baliem Mandiri Chairul Fahru Siregar, mengakui telah mengajukan gugatan di pemda…