

Tampak banjir di depan Saga Kemiri Sentani setiap kali hujan deras, Sabtu (9/11). Saat ini Dinas PUPR Kabupaten Jayapura dengan Balai Jalan Nasional sudah membagi kewenangan dalam mengerjakan masalah banjir. (FOTO:Priyadi/Cepos)
SENTANI-Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Jayapura, Alpius Toam mengatakan, permasalah banjir yang sering terjadi di depan Jalan Saga Kemiri, Sentani, Kabupaten Jayapura sampai memang sekarang belum tuntas, namun Dinas PUPR Kabupaten Jayapura saat ini berupaya mengatasinya dengan Balai Jalan Nasional.
Alpius menjelaskan, untuk tugas Dinas PUPR Kabupaten Jayapura dalam penanganan banjir di depan Saga Kemiri dengan melakukan perbaikan drainase yang ada di kanan kiri 100 meter dari badan jalan utama.
Seperti memperdalam dan memperlebar drainase di dekat Kantor Pengadilan Agama Sentani sampai pasar baru. Sedangkan, Balai Jalan Nasional mengatasi banjir depan Saga Kemiri dengan cara peninggian jalan dan penanganan drainase di depan jalan utama.
“Kami sudah diskusikan permasalahan banjir ini, karena ada dua kewenangan dalam mengatasi banjir di depan Saga Kemiri. Tugas Balai Jalan Nasional mengerjakan bagian badan jalan, kami mengerjakan 100 meter di luar dari kanan kiri jalan sudah kami tangani,”jelasnya, Kamis ( 11/9).
Diakuinya, saat ini Dinas PUPR Kabupaten mulai menangani drainase dari luar pagar Kantor Pengadilan Agama Sentani sampai di sungai pasar baru dan sudah on progress, dimana drainase di perlebar dan di perdalam supaya aliran air lancar.
Sedangkan untuk masalah banjir di pertigaan Jalan Sosial, kata Alpius Toam, permasalahannya karena sedimen material dan sampah yang terbawa air saat hujan. Solusinya harus dibuatkan bok (kotak) penampungan material atau sampah, karena biasanya sedimen material dan sampah terbawa dari air sungai, namun jika dibuatkan kotak untuk penahan sedimen material dan sampah, maka air tidak akan meluap ke jalan. Namun kotak tersebut harus selalu dibersihkan.
Sementara itu, Pj Bupati Jayapura Triwarno Purnomo telah mengingatkan kepada Dinas PUPR Kabupaten Jayapura untuk bisa mengatasi banjir di dua lokasi itu. Oleh karena itu diminta Dinas PUPR bisa melakukan koordinasi dengan instansi terkait apakah itu Pemprov Papua, Balai Jalan Nasional dan lainnya, sehingga permasalahan banjir ini bisa diatasi dengan baik dan tuntas .(dil/ary)
“Untuk saat ini semua masih bisa terjadi. Pemain asing yang pasti kita sedang mencari. Tiga-tiganya…
Direktur Eksekutif POHR, Thomas Ch. Syufi, menegaskan bahwa karya tersebut bukan sekadar dokumenter biasa, melainkan…
Menurutnya, film Pesta Babi membuka ruang diskusi publik terkait persoalan besar yang selama ini dirasakan…
Sejak pukul 05.30 WIT panitia hari-hari besar Islam (PHBI) Provinsi Papua sudah mempersiapkan tempat di…
TPNPB Kodap XVI Yahukimo juga lanjut Sebby mengancam akan terus melakukan patroli dan operasi terhadap…
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menetapkan empat warga negara asing (WNA) asal China sebagai tersangka dalam kasus…